Senin, September 26, 2022
Balkan

Ingin bergabung di NATO, Bosnia kecam ancaman Rusia

Ingin bergabung di NATO, Bosnia kecam ancaman Rusia - Turkinesia

TURKINESIA.NET – SARAJEVO. Pejabat Bosnia pada hari Jumat mengecam ancaman Rusia bahwa yang akan mengambil tindakan jika negara tersebut mengambil langkah-langkah menuju keanggotaan NATO.

Sehari sebelumnya, kedutaan Rusia di Sarajevo mengatakan bahwa “dalam kasus pemulihan hubungan praktis” dari Bosnia-Herzegovina dan NATO, “negara kita harus bereaksi terhadap tindakan bermusuhan ini.”

Tidak jelas dari pernyataan tindakan apa yang mungkin diambil Rusia terhadap Bosnia yang telah lama ingin bergabung dengan NATO.

Zeljko Komsic, anggota Kroasia dalam kepresidenan tripartit Bosnia-Herzegovina, mengatakan bahwa pernyataan Moskow mewakili “ancaman terselubung” tidak hanya terhadap Bosnia-Herzegovina tetapi juga terhadap sekutu Baratnya, termasuk Amerika Serikat.

“Ini jelas permainan geopolitik yang dimainkan Rusia untuk menghentikan ekspansi NATO di Eropa,” kata Komsic.

Partai Aksi Demokratik Bosniak utama mengatakan bahwa pernyataan Rusia mewakili “campur tangan lain yang tidak pantas” oleh Moskow dalam urusan internal Bosnia-Herzegovina.

Bosnia-Herzegovina adalah bagian dari Rencana Aksi Keanggotaan NATO, program penasehat dan bantuan yang dirancang untuk negara-negara yang ingin bergabung dengan aliansi. Bosnia-Herzegovina, Kosovo dan Serbia, sekutu Rusia, masih menjadi negara Balkan Barat yang bukan anggota NATO. Montenegro bergabung dengan aliansi tersebut pada 2017 sementara Makedonia Utara menjadi anggota tahun lalu.

Orang Serbia Bosnia yang menguasai sekitar setengah dari Bosnia setelah kesepakatan damai yang disponsori AS yang mengakhiri perang berdarah pada 1990-an, bersekutu erat dengan Rusia dan tetap menentang keras keanggotaan NATO.

Juru bicara NATO Oana Lungescu mengatakan setiap negara memiliki haknya sendiri untuk memutuskan bagaimana menangani keamanannya dan tingkat kerja sama apa yang mungkin diinginkannya dengan aliansi militer 30 negara itu.

“Tidak ada pihak ketiga yang memiliki hak untuk campur tangan atau memveto proses seperti itu. Segala ancaman dalam hal ini tidak dapat diterima. Waktu pengaruh telah berakhir,” kata Lungescu dalam sebuah pernyataan.

Baca juga  Turki bantu Bosnia-Herzegovina lawan wabah corona

Dia mengatakan bahwa NATO dan Bosnia memiliki “kerja sama jangka panjang dan saling menguntungkan. Kerja sama dengan NATO tidak mengurangi potensi keanggotaan NATO di masa depan.”

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: