Minggu, Oktober 2, 2022
Asia

Jika stabilitas terjamin, banyak investor Turki akan masuki Afghanistan

Jika stabilitas terjamin, banyak investor Turki akan masuki Afghanistan - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Lebih banyak pengusaha Turki mungkin tiba di Afghanistan jika situasinya membaik setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban, ungkap seorang pejabat bisnis pada hari Kamis.

Süleyman Ciliv, kepala Dewan Bisnis Turki-Afghanistan di Dewan Hubungan Ekonomi Asing (DEIK), memberi kesan bahwa kehidupan di Afghanistan berlangsung agak normal dan tidak semuanya seperti kejadian di bandara Kabul. Namun, ada keheningan di jalan-jalan karena ketidakpastian, kata Ciliv.

Ciliv mengatakan dia sendiri berada di Afghanistan saat ini, di mana dia menjalankan pembangkit listrik tenaga air.

“Sebagai investor Turki, kami percaya bahwa ketika kerusuhan antara pasukan pemerintah dan Taliban mereda, lebih banyak pengusaha sukses akan datang ke wilayah tersebut,” katanya kepada harian berbahasa Turki, Sabah.

Ciliv menyatakan bahwa konflik internal dan kerusuhan selama bertahun-tahun tidak memungkinkan volume perdagangan antara Turki dan Afghanistan mencapai tingkat yang diinginkan.

“Perdagangan antara kedua negara mengikuti jalur antara $200 dan $300 juta selama setahun terakhir,” katanya.

Tidak ada pengusaha yang ingin datang dan berinvestasi di wilayah tersebut karena konflik antara pasukan pemerintah dan Taliban, tambahnya.

“Tetapi sekarang, jika lingkungan bisnis yang diperlukan dapat dipastikan dan konflik berakhir, kami percaya bahwa sejumlah besar pengusaha Turki yang sukses akan datang ke wilayah tersebut.”

Berakhirnya bentrokan pada akhirnya bisa membuka potensi signifikan kawasan itu, yang menurut Ciliv bisa menjadi peluang penting bagi pengusaha Turki.

“Ada potensi yang serius terutama dalam hal volume konstruksi, dan kompetensi kami dalam hal ini dikenal di seluruh dunia. Untuk itu, perusahaan konstruksi kita bisa memiliki akses pasar yang besar di sini,” ujarnya.

Antara lain, Ciliv menyarankan kondisi transportasi yang buruk mencegah banyak barang masuk ke Afghanistan.

Baca juga  PM Pakistan ungkap ada negara sahabat yang menekannya untuk mengakui Israel

“Pakistan adalah negara yang menjual banyak ke Afghanistan. Selain itu, barang-barang Iran dan China juga dominan di negara ini.”

Jika situasi stabil, Ciliv berharap para pengusaha Afghanistan dan investor Turki dapat berinvestasi di wilayah tersebut dan membangun pabrik.

“Ada banyak pengusaha sukses di Turki. Saya percaya itu akan bermanfaat bagi kedua belah pihak jika mereka berinvestasi bersama dengan Afghanistan,” katanya.

“Setiap investasi yang kami lakukan juga akan menjadi investasi pada orang-orang Afghanistan yang memiliki nilai-nilai bersama dengan kami. Rakyat Afghanistan telah mendukung dan menjaga setiap investasi yang dibuat untuk mereka sejauh ini, dan mereka akan terus melakukannya.”

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: