Senin, Agustus 15, 2022
KisahSejarah

Keluarga polisi kenang putranya yang gugur melawan komplotan kudeta

Keluarga polisi kenang putranya yang gugur melawan komplotan kudeta - Turkinesia

TURKINESIA.NET – DUZCE. Sebuah keluarga Turki pada hari Minggu [14/07] dengan bangga mengenang putra mereka, seorang kepala polisi yang gugur dalam menggagalkan upaya kudeta 15 Juli 2016 oleh Organisasi Teroris Fetullah (FETO) melawan pemerintah Turki.

Pada 2016, Ufuk Baysan adalah seorang kepala polisi Komando Pasukan Khusus di Golbasi, sebuah distrik di Ankara, ibukota Turki.

“15 Juli adalah kenangan yang menyakitkan bagi saya dan keluarga para martir seperti kami,” Ramazan Baysan, ayah Ufuk, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Ramazan mengatakan dia menganggap tindakan para komplotan kudeta malam itu tidak manusiawi. Dia tidak dapat menerima apa yang mereka lakukan terhadap sesama warga Turki.

“Tidak dapat diterima tindakan membom rakyat biasa, tidak peduli apakah mereka orang tua, atau muda, atau anak-anak, atau parlemen Turki,” kata Ramazan.

Atas kehilangan putranya, Ramazan menambahkan: “Tidak peduli seberapa besar rasa sakitnya ditekan, itu tidak hilang. Setiap hari dan jam, anakku ada di depan mataku, tetapi kami harus menerima situasinya.”

Ramazan mengatakan dirinya merasa diberkati bahwa putranya menjadi “syahid saat melindungi negara. “[kematiannya] dengan cara lain akan menyakiti saya.”

Hanife Baysan, ibu Ufuk, menyebut 15 Juli sebagai hari tersulit baginya

“Saya bangga bahwa dia mati syahid, tetapi hati saya juga sakit,” katanya.

Jet-jet tempur di bawah kendali komplotan pelaku usaha kudeta membom gedung parlemen pada malam 15 Juli.

Baca juga  Sultan Ottoman Abdul Hamid II pernah kirim bantuan kemanusiaan untuk Amerika

[adinserter block=”1″]

FETO dan Fetullah Gulen pemimpinnya yang berbasis di AS mengatur kudeta yang digagalkan. Kudeta tersebut menyebabkan 251 orang gugur dan hampir 2.200 terluka.

Pemerintah Turki juga menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan pengadilan. [Anadolu Agency]

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: