Senin, Agustus 15, 2022
Editorial

Kenapa Turki tidak kirim bantuan militer untuk menolong Palestina?

Turki kecam Yunani yang tolak akui mufti terpilih di Trakia Barat - Turkinesia
Kenapa Turki tidak kirim bantuan militer untuk menolong Palestina?

TURKINESIA.NET – EDITORIAL. Tahukah Anda, keterlibatan Turki Utsmani dalam perang melawan Rusia bukanlah hasil keputusan Sultan Abdul Hamid II, tapi keputusan parlemen yang sudah dikuasai oleh kelompok Turki Muda. Sultan dipaksa menerima keputusan parlemen.

Ottoman kalah, kehilangan dua perlima wilayahnya dan seperlima penduduknya di semenanjung Balkan. Eropa mengangkangi wilayah Usmani: Inggris menduduki Siprus pada 1878 dan Mesir pada 1882; Prancis mencaplok Tunisia pada 1881.

Tahun 1909, Sultan Abdul Hamid II akhirnya digulingkan melalui Revolusi Turki Muda.

Tahun 1914 Ottoman ikut Perang Dunia ke-1 dan mengalami kekalahan, wilayah Palestina akhirnya jatuh dan dikuasai Inggris.

Orang-orang yang hari ini teriak-teriak agar Turki kirim pasukan ke Palestina, sesungguhnya ingin menyingkirkan Erdogan dengan cara penyingkiran Sultan Abdul Hamid II. Erdogan punya banyak musuh seperti yang pernah kami jelaskan sebelumnya, dia hanya menang dengan 52% suara, di dalam negeri ada kaum sekuler, pemberontak PKK, dan juga FETO yang menyusup ke tubuh militer.

Erdogan presiden lemah atau pengecut?

Di sekeliling Turki, ada Suriah, Yunani, Armenia, yang juga bergejolak.

Bagi Turki, untuk menghabisi Israel bukan perkara yang sulit karena secara rating militer Turki lebih unggul. Namun ketika Turki menyerang Israel sendiri, maka Turki akan otomatis dikeroyok Eropa dan Amerika. Dan bahkan amat mungkin ditikam dari belakang oleh negara-negara Arab seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Mesir. Ini sudah terlihat dalam konflik Turki dengan Yunani di Mediterania timur, di mana UEA, Saudi dan sekutunya mendekat ke Yunani melalui kerja sama militer dan latihan gabungan di Mediterania.

Exsistensi Turki di bawah kepemimpinan Erdogan harus dijaga, jangan sampai Turki dihancurkan, karena Turki telah menjadi pondasi awal kebangkitan kekuatan Islam global. Turki hampir mampu memproduksi pelaratan militernya secara mandiri, dalam 10 tahun yang akan datang industri militer akan setara dengan Amerika. Perjuangan nyata Turki dalam melindungi Palestina adalah menggalang dukungan internasional agar pasukan perdamaian internasional ditempatkan di Palestina.

Baca juga  Benarkah hubungan dagang Turki-Israel meroket? Bagaimana respon Palestina?

Mendukung Palestina sudah menjadi kebijakan luar negeri sekaligus agenda nasional Turki karena suara di parlemen yang bulat mendukung isu ini. Namun untuk opsi militer, tidak semua kekuatan politik di Turki setuju. Adapun kebijakan mendukung Hamas itu kebijakan Partai Keadilan dan pembangunan (AKP) yang kebetulan saat ini menjadi partai berkuasa di Turki. Ini dua hal yang berbeda.

Jadi kalau Turki memberi bantuan ke Hamas, ya harus ditutup rapat, jangan sampai ketahuan, karena bukan atas nama “Turki” melainkan atas nama “kepentingan AKP.” Tapi jika bantuannya untuk “Palestina”, its okay, tidak akan jadi masalah malah harus diungkapkan. Jadi kalau tidak pernah dengar Turki memberi bantuan ke Hamas, ya memang dikondisikan seperti itu, supaya tidak terdengar dan tidak kelihatan. Namun kita bisa melihat, pemimpin Hamas seperti Ismail Haniyah dan Khaled Meshal rutin datang menemui Erdogan di Turki.

Juga, Turki tidak bisa mengirim pasukan karena Turki butuh mandat seperti di Libya. Karena Hamas dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh dunia Internasional termasuk oleh negara-negara Arab seperti Saudi dan UEA, Turki tidak bisa dengan polos membantu “teroris.” FYI, saat ini ada 60 tokoh Hamas yang mendekam dalam penjara Arab Saudi.

Benarkah hubungan dagang Turki-Israel meroket? Bagaimana respon Palestina?

Di antara semua negara dengan pemimpin dan warga mayoritas Muslim, Arab Saudi lah yang tidak punya kendala untuk menyerukan jihad akbar karena ulil amrinya tidak terikat birokrasi parlemen yang rumit untuk membuat keputusan. []

*Tulisan ini hak milik Turkinesia, tidak boleh dicopas oleh website lain dengan tujuan DIKOMERSILKAN.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: