- Advertisement -
Internasional

Kloter pertama jamaah haji Turki berangkat ke kota suci

TURKINESIA.NET – ISTANBUL. Jamaah calon haji Turki kloter pertama meninggalkan Istanbul pada hari Jumat [05/07] untuk menuju  kota suci Makkah dan Madinah di Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji.

Di bawah sponsor Direktorat Urusan Agama (Diyanet), sekitar 200 orang tiba di Bandara Istanbul di distrik Arnavutkoy sekitar pukul 11.00 pagi waktu setempat (0800 GMT) untuk upacara perpisahan sebelum mereka berangkat ke tanah suci.

Alquran dan doa dibacakan di bandara, di mana kerabat dan keluarga calon jamaah haji juga hadir.

Dari Istanbul, sekitar 11.500 orang akan pergi haji tahun ini, Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan kepada wartawan selama upacara pelepasan.

“Saya sangat senang bisa pergi ke tempat-tempat suci. Saya menunggu sembilan tahun [untuk pergi haji],” kata Emine Uyusuk, 80, salah satu jamaah, kepada Anadolu Agency di bandara.

Emine telah pergi ke tempat-tempat suci dua kali sebelumnya untuk beribadah umrah.

“Ketika saya kembali ke sini, tempat-tempat suci selalu ada di pikiran saya. Ketika saya membuka mata, saya selalu memikirkannya.”

“Pada bulan Januari saya mengetahui bahwa saya akan pergi ke haji. Sejak itu, saya sudah menghitung hari,” kata Uyusuk, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya sangat senang mengunjungi makam nabi kita [Muhammad di Madinah],” tambahnya.

[adinserter name=”Block 1″]

Perjalanan paling suci bagi umat Islam

Calon jamaah haji lainnya, Nermin Barlas, (55) akan pergi haji bersama suaminya.

“Saya tidak bisa menggambarkan perasaan saya. Saya sangat senang dan sangat bahagia,” kata Barlas.

“Yang membuat saya paling bersemangat adalah pergi ke makam nabi kita, melihat Ka’bah, dan ke Gunung Arafat,” katanya, seraya menambahkan bahwa ini akan menjadi yang pertama baginya di Makkah dan Madinah.

Baca juga  Turki kecam pernyataan Netanyahu tentang Erdogan

Seorang jamaah yang menggunakan kursi roda, Aise Yilmaz, 80, akan pergi ke kota suci bersama putranya Esat Yilmaz, 55, dan anggota keluarga lainnya.

“Saya sudah menunggu saat ini selama sembilan tahun. Ketika saya mendaftar haji, saya sehat dan bisa berjalan sendiri. Sekarang, saya akan melakukan haji dengan menggunakan kursi roda. Anak saya akan membantu saya,” katanya.

[adinserter name=”Block 1″]

“Saya akan berdoa untuk semua orang, semua Muslim dan semua manusia tanpa kecuali,” kata Aise.

Calon jamaah haji akan tinggal di kota suci selama 45 hari sebagai bagian dari program Diyanet (Otoritas Keagamaan Turki). [Anadolu Agency]

5 1 vote
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: