Sabtu, Agustus 20, 2022
Eropa

Macron sebut penting berbicara dengan Erdogan meski ada perselisihan

Macron sebut penting berbicara dengan Erdogan meski ada perselisihan - Turkinesia

TURKINESIA.NET – PARIS. Meskipun ada perbedaan pendapat dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memutuskan untuk bertemu dan berbicara.

“Kami memiliki perbedaan pendapat yang mendalam, dan kami tahu itu. Kami terkadang memiliki kontroversi, dan kami menerimanya. Tetapi tidak peduli apa perbedaan pendapat, kita selalu harus berbicara,” kata Macron pada hari Kamis seperti dikutip oleh surat kabar Le Monde dalam menanggapi pertanyaan selama konferensi pers yang diadakan menjelang KTT G7 dan pertemuan tingkat menteri NATO di Brussels.

Macron dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Erdogan pada hari Senin di Brussels pada awal pertemuan NATO.

“Kami berdua menginginkannya. Saya pikir itu hal yang baik. Kami perlu bertemu satu sama lain dan terlibat dalam dialog,” katanya.

Kedua pemimpin kemungkinan akan membahas situasi internasional terkait konflik di Suriah, Libya dan Nagorno-Karabakh. Macron mengatakan dia juga ingin mencari klarifikasi dari Turki tentang isu-isu kontroversial di dalam NATO seperti pengadaan senjata tanpa interoperabilitas dan operasi militer sepihak yang bertentangan dengan kepentingan sekutu.

Meskipun menjadi sekutu NATO, Prancis dan Turki telah mengalami konfrontasi dan berada di pihak yang berlawanan dalam konflik di Suriah, Mediterania Timur, Libya, dan di Kaukasus. Pembelian rudal S-400 Rusia oleh Turki yang tidak dapat diintegrasikan ke dalam sistem pertahanan NATO, telah menimbulkan kekhawatiran di antara anggota NATO.

Macron menyebut bahwa dia juga akan membahas kebijakan dan undang-undang domestik Prancis baru-baru ini yang menargetkan Islam radikal. UU itu turut memperburuk hubungannya dengan Erdogan dan menyebabkan Turki memboikot produk Prancis.

“Saya juga ingin menjelaskan pekerjaan yang dilakukan Prancis untuk memerangi Islamisme radikal dan separatisme, tetapi sama sekali bukan pendekatan ketidakpercayaan terhadap komunitas Muslim,” kata Macron seperti dikutip oleh Le Monde.

Baca juga  Erdogan lontarkan gagasan megabank Islam di pertemuan D-8

Sumber: Anadolu Agency English

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Salim
Salim
1 year ago

Hasil dari bicara dengan kepala tegak, musuh pun meberikan rasa hormat. Harga diri bangsa dan negara memang mahal, tapi haris diperjuangkan…..

trackback

[…] masalah Macron dengan Islam dan Muslim? Dia membutuhkan perawatan kesehatan mental,” kata Erdogan di kongres […]

error: Content is protected !!
2
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: