Selasa, Agustus 9, 2022
Timur Tengah

Masjid di seluruh Turki diinstruksikan berdoa untuk Palestina

Masjid di seluruh Turki diinstruksikan berdoa untuk Palestina - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Kepala Direktorat Urusan Agama Turki Profesor Ali Erbas mengarahkan semua masjid Turki untuk bersuara dan berdoa bagi Masjid Al-Aqsa yang telah menjadi sasaran agresi Israel sejak Senin pagi.

Dalam konferensi pers Erbas mengatakan bahwa dirinya telah mengarahkan semua masjid di wilayah Turki yang berjumlah lebih dari 90 ribu masjid, untuk bersuara dan berdoa demi Masjid Al-Aqsa dan untuk memberi tahu pentingnya Al-Aqsa dan Yerusalem bagi umat Islam.

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengkritik diamnya beberapa pihak atas serangan pendudukan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, namun di saat yang sama mereka malah membahas tentang perdamaian di Timur Tengah.

“Kekerasan Israel di Masjid Al-Aqsa terhadap orang yang tidak bersalah tidak berakhir,” katanya dalam cuitan yang diposting di akun Twitter-nya.

“Mereka yang tidak membicarakan kekejaman ini sebaiknya tidak membicarakan proses perdamaian di Timur Tengah,” lanjutnya

Dia menekankan bahwa Turki akan tetap berpihak pada perjuangan Palestina, “Kami akan tetap menjadi suara saudara dan saudari Palestina kami… Kami membela hak-hak mereka.”

Ahad kemarin, Erdogan mengajak muslim di seluruh dunia dan semua negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam untuk melawan penindasan Israel atas Palestina. “Saya mengajak seluruh dunia, terutama negara-negara Islam, untuk mengambil tindakan efektif melawan serangan Israel terhadap Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, dan rumah-rumah Palestina,” cuitnya.

Polisi Israel menembakkan peluru karet, gas air mata, dan granat setrum untuk membubarkan jamaah Palestina dalam serangan mereka di Masjid Al-Aqsa Yerusalem Jumat malam.

Serangan di situs tersuci ketiga Islam dan di sekitar Yerusalem Timur, yang melukai lebih dari 300 warga Palestina dan 17 petugas polisi selama akhir pekan, terjadi di tengah kemarahan yang meningkat atas rencana penggusuran warga Palestina di wilayah Sheikh Jarrah.

Baca juga  SNA temukan mortir AS di gudang senjata YPG/PKK

Ketegangan di Yerusalem meningkat dalam beberapa pekan terakhir karena Israel menutup akses ke beberapa bagian Kota Tua selama bulan suci Ramadhan memicu kemarahan warga Palestina. Israel jugamemerintahkan beberapa keluarga Palestina untuk meninggalkan rumah mereka untuk memberi jalan bagi pembangunan pemukim Israel.

Sumber: Tr Agency, Anadolu Agency

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: