Senin, Agustus 15, 2022
Kontra-teror

Pasukan oposisi Suriah siap dukung operasi militer Turki

Turki kecam Yunani yang tolak akui mufti terpilih di Trakia Barat - Turkinesia

TURKINESIA.NET – TAL RIFAAT. Pasukan oposisi Suriah mengatakan siap untuk bergabung dalam operasi militer Turki melawan YPG Suriah di utara untuk membebaskan kota-kota dan desa-desa yang sebagian besar penduduknya Arab.

Pasukan oposisi Suriah dari unit Tentara Nasional Suriah (SNA) yang didukung Turki telah diberikan perintah untuk mengambil sikap ofensif ketika militer Turki meningkatkan penembakan mortir dan serangan pesawat tak berawak di wilayah yang dikendalikan YPG/PKK.

“Kesiapan dapat terjadi dalam satu atau dua hari. Ada ribuan pejuang yang siap untuk berpartisipasi bersama militer Turki,” kata Kapten Abdul Salam Abdul Razak, seorang komandan oposisi Suriah terkemuka kepada Reuters.

Pekan lalu, Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan bahwa Ankara akan segera meluncurkan operasi militer baru di sepanjang perbatasan selatannya untuk menciptakan zona aman sedalam 30 kilometer (20 mil) untuk memerangi ancaman teroris dari wilayah ini.

Dalam operasi yang menargetkan terutama YPG/PKK dan teroris Daesh yang didukung AS, Ankara telah melakukan tiga operasi kontraterorisme yang sukses ke Suriah utara sejak 2016.

Dua tujuan utama adalah Tal Rifaat, sebuah kota di mana ribuan orang Arab telah mengungsi dan Ain al-Arab, juga dikenal sebagai Kobani, yang penguasaannya akan memungkinkan Turki untuk menghubungkan kota Jarablus dan Tal Abyad yang sekarang dikuasainya, ungkap seorang perwira militer oposisi Suriah.

Pekan lalu, Turki membongkar bagian dari tembok beton di dekat Ain al-Arab yang telah dibangun Ankara di sepanjang perbatasan sepanjang 911 kilometer dengan Suriah, dalam sebuah langkah untuk mendorong pasukan ke kota perbatasan, kata dua sumber oposisi.

Namun, seorang komandan senior oposisi yang berhubungan dengan militer Turki mengatakan tidak yakin operasi militer akan segera dimulai. Ia menambahkan bahwa itu dapat ditunda sampai “pemberitahuan lebih lanjut.”

Baca juga  Ditolong oleh militer Turki, bayi Suriah lahir diberi nama “Mata Air”

Sumpah Erdogan untuk melakukan operasi itu bertepatan dengan penolakan Turki terhadap Finlandia dan Swedia yang bergabung dengan NATO, dua negara yang mendukung kelompok teroris PKK/YPG.

Washington telah menyatakan keprihatinan atas setiap serangan baru di Suriah utara yang mengklaim itu akan merusak stabilitas regional dan menempatkan pasukan AS dalam bahaya.

PKK dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Turki dan Uni Eropa. Dukungan Washington untuk YPG, afiliasi PKK di Suriah telah menjadi ketegangan besar dalam hubungan bilateral dengan Ankara.

AS terutama bermitra dengan YPG/PKK di timur laut Suriah dalam perangnya melawan kelompok teroris ISIS. Di sisi lain, Turki sangat menentang kehadiran YPG/PKK di Suriah utara.

Sebuah sumber YPG/PKK mengatakan sedikitnya beberapa ribu teroris telah dikerahkan kembali dan dikirim ke Ain al-Arab dan kota-kota lain.

“Semua opsi terbuka dalam beberapa hari ke depan,” ungkap sumber itu tanpa merinci.

Sumber: Daily Sabah

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: