Senin, Oktober 3, 2022
Eropa

Perkuat pertahanan, Albania alokasikan dana 9,7 juta dolar AS untuk beli drone canggih Turki

Perkuat pertahanan, Albania alokasikan dana 9,7 juta dolar AS untuk beli drone canggih Turki - Turkinesia

TURKINESIA.NET – TIRANE. Drone bersenjata Turki Bayraktar TB-2 semakin populer. Setelah Polandia, Ukraina, Qatar dan Azerbaijan membelinya, kini Albania telah menyisihkan anggaran untuk membeli  drone bersenjata canggih dari Ankara.

Parlemen Albania telah menyetujui anggaran tambahan sebesar $9,7 juta (€8,2 juta) untuk pasokan drone Turki.

Dalam lingkup perjanjian dengan Turki dan langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan nasional dan kontrol teritorial, anggaran tambahan dialokasikan ke Kementerian Pertahanan Albania untuk pembelian UAV tempur.

Pada awal Juni, Perdana Menteri Albania Edi Rama mengunjungi Turki dengan beberapa anggota kabinet. Ia menekankan bahwa mereka telah berbicara tentang sistem kontrol wilayah negara itu dengan pesawat tak berawak super-cerdas selama pertemuan dengan perusahaan-perusahaan Turki.

Rama menyatakan bahwa mereka bertujuan untuk menghasilkan data real-time tentang jalan, garis pantai, lahan pertanian, hutan dan ketertiban umum dengan drone.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Bledi Cuci mengunjungi perusahaan “Baykar Defense” dalam lingkup kunjungannya ke Turki pada bulan Juni dan mengatakan bahwa “kami sedang mengevaluasi kemungkinan menggunakan UCAV Turki untuk tujuan sipil dan militer di Albania.

Selama dekade terakhir, Turki telah meningkatkan teknologi drone untuk mengatasi embargo senjata dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa.

Meskipun negara-negara Eropa menerapkan beberapa pembatasan atas sistem drone Turki, pekan lalu, Polandia membeli drone Bayraktar TB2 buatan Turki.

Seorang pengamat kebijakan senior di Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR) telah memperingatkan bahwa keberhasilan dalam perang drone yang dilakukan Turki dan Azerbaijan memicu kekhawatiran Eropa.

Sebelumnya dilaporkan, Qatar membiayai 49% pabrik tank dan trek untuk kendaraan militer milik negara Turki . Kerja sama itu langsung diumumkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Baca juga  Irak akan beli drone, helikopter & sistem perang elektronik Turki

Berbicara di pabrik lintasan (trek) tank di provinsi Sakarya barat laut Turki, Erdogan mengatakan pabrik itu milik Kementerian Pertahanan Nasional, yang dialokasikan Kementerian Keuangan dan Bendahara Turki.

Sumber: TRT World, Sindonews

5 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: