Senin, Agustus 8, 2022
Eropa

Pertama kali sejak perang, Menlu Rusia & Ukraina akan bertemu di Turki

Pertama kali sejak perang, Menlu Rusia & Ukraina akan bertemu di Turki - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Menteri Luar Negeri Ukraina , Rusia , dan Turki akan bertemu di Turki selatan pada Kamis (10/3/2022).  Hal ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, Senin (7/3/2022).

Turki telah berusaha untuk menengahi pertikaian antara Rusia dan Ukraina, serta menawarkan pada beberapa kesempatan untuk menjadi tuan rumah pembicaraan di tingkat pemimpin atau diskusi teknis.

“Dengan kehendak Tuhan, kami akan mengadakan pertemuan ini dalam format trilateral di Antalya pada hari Kamis di sela-sela forum diplomatik di Turki,” kata Cavusoglu, dalam komentar yang diterbitkan di kantor berita resmi Anadolu.

Pengumuman pertemuan itu muncul setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan mengadakan pembicaraan telepon dengan rekan-rekannya dari Rusia dan Ukraina.

“Atas inisiatif Presiden @RTErdogan dan upaya diplomatik intensif kami, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Dmytro Kuleba dari Ukraina telah memutuskan untuk bertemu dengan partisipasi saya di pinggiran @AntalyaDF,” cuit Cavusoglu.

“Semoga langkah ini akan membawa perdamaian dan stabilitas,” lanjutnya.

Moskow juga mengkonfirmasi pada hari Senin bahwa Lavrov akan bertemu dengan Kuleba dan Cavusoglu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan kepada kantor berita TASS, bahwa kesepakatan untuk pertemuan tiga arah dicapai selama percakapan telepon antara Putin dan Erdogan pada akhir pekan lalu.

Itu akan menjadi pertemuan luar pertama yang dihadiri oleh Lavrov sejak awal perang dengan Ukraina, karena Rusia semakin terisolasi oleh dunia Barat.

Sementara Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko mengatakan kepada AFP bahwa “kemungkinan pertemuan semacam itu sedang dipertimbangkan.”

Turki sendiri sedang melakukan tindakan penyeimbangan yang rumit. Turki adalah anggota NATO dan sekutu tradisional Ukraina. Tetapi berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan Rusia, yang sangat bergantung pada impor.

Baca juga  Turki kirim kembali kapal seismik Oruc Reis ke Mediterania

Hingga kini Ankara belum menutup wilayah udaranya untuk Rusia dan menghindari sanksi terhadap Moskow. Namun dikatakan bahwa pihaknya memblokir kapal perang dari selat utama Bosphorus dan Dardanelles sejalan dengan konvensi yang memberinya kendali atas lewatnya kapal militer di wilayah strategis.

Erdogan juga telah menyerukan gencatan senjata umum yang mendesak di Ukraina ketika dia berbicara pada hari Minggu kepada Putin melalui telepon, kata kantornya. Dia mendesak Putin untuk mengizinkan penciptaan koridor kemanusiaan “mendesak” di Ukraina, dengan mengatakan dia dan pemimpin Rusia dapat “membuka jalan perdamaian bersama.”

Sumber: sindonews.com

 

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: