- Advertisement -
Teknologi

Perusahaan Rusia dukung industri luar angkasa Turki

TURKINESIA.NET – MOSCOW. Perusahaan negara Rusia, Rostec, siap untuk memperluas kerjasama dengan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Turki dan Menteri Mustafa Varank pada tahun 2018, Anadolu Agency (AA) melaporkan Rabu (15/080.

Menurut Viktor Kladov, direktur kerjasama internasional dan kebijakan regional di perusahaan pertahanan yang dikelola negara Rusia, Rostec memiliki “hubungan jangka panjang dan saling menguntungkan di berbagai industri” dengan mitranya di Turki dan mereka “senang bisa membantu dalam pengembangan industri luar angkasa Turki. ”

Rosoboronexport, bagian dari Rostec yang mengekspor produk dan layanan militer, juga membantu dalam pengembangan internasional dan produksi wahana antariksa bagi banyak negara, kata Kladov.

“Kami benar-benar yakin bahwa Turki akan berhasil juga di sektor ini dan kami berharap dapat bekerja sama dengan mereka,” katanya.

“Rostec memiliki berbagai kompetensi dan pengalaman luas dalam pengembangan industri luar angkasa, dan kami terbuka untuk memperluas dan memperkuat kerjasama di bidang ini,” tambahnya.

Kembali pada tahun 2014, dengan partisipasi Rosoboronexport, satelit Turki Turksat-4A diluncurkan.

Rostec telah secara aktif memperkenalkan teknologi canggih untuk berbagai bidang eksplorasi ruang angkasa.

Mesin, yang diproduksi oleh United Engine Corporation yang merupakan bagian dari Rostec, menempatkan kendaraan peluncur Soyuz ke orbit. Perusahaan Rostec lain —Technoceramica – menghasilkan sistem pendukung kehidupan untuk pilot dan astronot, termasuk setelan ruang angkasa “Orlan-ISS” dan sistem parasut “antariksa” terbaru.

Perkembangan optik dari Shvabe – induk Rostec lainnya – digunakan untuk menyelidiki permukaan bumi dari satelit. Perusahaan RT-Chemcomposite Rostec menciptakan material komposit unik yang dapat menahan suhu ekstrim dan beban berat.

Rosoboronexport, juga merupakan cabang dari Rostec, dapat menawarkan proyek-proyek kompleks yang unik, seperti halnya untuk pengiriman kosmonot Malaysia pertama Sheikh Muzsaphar Shukor ke Stasiun Luar Angkasa Internasional pada tahun 2007.

Baca juga  Perusahaan Turki berpacu kirimkan 5000 ventilator untuk pasien Covid-19

Rosoboroneksport membantu menempatkan di orbit lebih dari 30 kendaraan angkasa dari 14 negara, termasuk Inggris, Jerman, Italia, China, Norwegia, Swedia, dan Badan Antariksa Eropa.

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: