Selasa, Agustus 9, 2022
Indonesia-Turki

Polisi Turki nikahi gadis Aceh, berawal dari rasa penasarannya setelah tonton serial Sultan Abdul Hamid II

Polisi Turki nikahi gadis Aceh, berawal dari rasa penasarannya setelah tonton serial Sultan Abdul Hamid II - Turkinesia

Berawal dari dari rasa penasarannya tentang Aceh setelah menonton serial Payitaht Abdul Hamid, seorang polisi Turki berjodoh dengan gadis Aceh.

“Aku suka menonton film Abdulhamid, akhir sejarah Ottoman. Ottoman membatu Aceh pada masa itu. Aku pun bertanya-tanya Aceh itu di mana,” kata Riza Yağmur (38) yang akrab disapa Baba, sebagaimana dikutip haibunda.com dari YouTube I am Ratu, Kamis (15/4/21).

“Aku melihat di internet bahwa Aceh berada di Indonesia. Aku pun bertanya-tanya dan mulai mencarinya karena bendera Aceh yang hampir sama dengan Turki,” sambungnya.

Saat berselancar di internet, pria Turki ini lalu mulai melihat beberapa orang-orang Aceh di Facebook. Ia menilai mereka sangat baik dalam segi agama.

Dalam satu grup Facebook, dia tanpa sengaja melihat satu komentar yang ditulis Intan Monika. Saat itulah keduanya mulai bertukar pesan hingga berlanjut ke WhatsApp.

“Aku lihat video orang-orang semua baik penuh keagamaan. Lalu aku mencari grup Facebook Aceh dan aku melihat ada satu komentar, aku melihat nama Intan Monika. Aku melihat profilnya dan aku suka. Aku mengatakan ‘Hai’ dan dia juga menjawab. Aku mengirim pesan dan terus lanjut ke WhatsApp,” ujar Riza.

Tak butuh waktu lama bagi Riza mengungkapkan perasaannya ke Intan. Ia langsung terbang ke Indonesia untuk melamar sang pujaan hati hingga akhirnya menikah. Selama empat hari di Indonesia, Riza dan Intan resmi menjadi suami istri.

Riza mengungkapkan bahwa dirinnya memang sudah ingin serius bila menemukan pujaan hati. Ia juga berpikir bahwa Intan adalah jodohnya.

“Waktu komunikasi aku pikir bila menyukai perempuan ini, aku pikir akan menikah. Aku bukan anak kecil lagi, tidak ingin berpacaran,” katanya.

Baca juga  Perusahaan energi Turki menawarkan investasi 13 triliyun di Aceh

Intan Monika (25) dara asal Gampong Blang, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara yang akrab disapa Anne ini juga blak-blakan tentang pertemuan pertamanya dengan Baba. Anne sampai rela berhenti atau resign dari tempat kerja dan menjual sepeda motornya.

Ia pernah sebagai karyawan di Pizza Hut, dan di Hotel Kyriad Banda Aceh. Ia di Pizza Hut bekerja dari tahun 2015-2017 selama dua tahun dan setelah habis kontrak di pizza sempat nganggur 1 bulan. Lalu setelah itu dapat kerja di Fountain karena rekomendasi dari managemen yang dulu di Pizza Hut, dan cuma bertahan 3 bulan. Dan setelah itu Intan kerja di Hotel Kyriad pada tahun 2018 dan akhirnya pada tahun itu juga resign karena sudah dipinang oleh Riza.

“Nah, awalnya saya tak begitu percaya dengan ajakan Baba untuk menikah, pikirnya, sang suami hanya bergurau,” sebut Intan kepada Serambinews.com, Jumat (16/4/2021).

Namun sambungnya, Baba nyatanya tak main-main. Ia benar-benar terbang dari Turki untuk menemui sang pujaan hatinya di Indonesia tepat dara asal Matangkuli, Aceh Utara.

Tapi saat mengetahui hal tersebut, ketakutan lainnya pun muncul dalam benak Intan. Ia takut Baba batal menikahinya karena tahu penampilan dirinya yang sebenarnya.

“Aku masih belum percaya kalau suami mau ke Indonesia kala itu, jadi Intan cuek aja, tapi aku ga tau itu jam berapa dia kabarin aku kalo dia udah sampai Jakarta. Disitu aku kaget dan panik sambil mikir kalo dia ketemu sama aku dia akan kabur ga ya, dikarenakan ya aku dekil hitam ndut lagi,” jelas Intan sambil gurau.

Meski begitu, Intan pada akhirnya tetap memantapkan hati untuk bertemu Baba. Katanya, hari tersebut menjadi momen ternekat dalam hidupnya.

Baca juga  Kopi Indonesia laku keras di pameran Turki, dipesan hingga 600 ton

Di hari pertama bertemu itu, Intan atau panggilan akrab Anne ternyata telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Untuk alasannya, sudah jelas karena dirinya dan Baba akan benar-benar menikah.

“Di hari itu aku resign kerja dengan mendadak sampai manager saat itu sempat bingung kok mau resign mendadak dan aku jelaskan kalo aku mau nikah,” ungkap Intan.

Selain keluar dari tempat kerja, Anne juga rela jual motor dirinya saat itu juga melakukan hal tak terlupa dimana kala itu ia menjual motor miliknya.

“Dan setelah resign kerja aku jual motor,” tuturnya.

Jual motor ini ia lakukan dengan alasan yang cukup penting, dari hasil jual motor, uangnya ia gunakan untuk beli koper dan persiapan lain demi kepindahannya ke Turki usai menikah dengan Baba.

“Setelah jual motor aku langsung ke Suzuya di Banda Aceh untuk beli koper,” ceritanya.

Saat itu persiapan nikah Intan dan suaminya itu tak memakan waktu yang banyak, semua dipersiapkan hanya dalam waktu beberapa hari saja.

“Tanggal 23 Juli dia udah sampai di Indonesia. Dan tanggal 24 kita langsung urus surat-surat nikah,” bebernya.

Kemudian urus surat lagi karena udah lengkap, sekitar jam 8 pagi di hari Jumat. Pihak KUA bilang boleh nikah setelah shalat Jumat.

Lalu sambungnya waktu akad nikah pada Jumat 27-7-2018. Setelah menikah, Intan pun diboyong oleh sang suami ke tanah kelahirannya, Turki.

Selanjutnya, ia pertama kali di Turki saat itu Intan hanya diberi izin tinggal selama setahun. Hal ini disebabkan karena petugas imigrasi di sana tidak percaya Anne dan Baba adalah sepasang suami istri.

“Pertama kali mengurus dokumen untuk izin tinggal. Itu susah banget, bikin deg-degan. Pertama, orang enggak percaya kita nikah, banyak banget pertanyaan yang ditanyain,” kata Intan.

Baca juga  Produser Dirilis Ertuğrul ungkap serial baru pahlawan Islam Jalaluddin Khwarazmshah

Keduanya memang terpaut jarak usia yang lumayan jauh, namun, pasangan ini membuktikan bahwa usia bukan kendala mereka membangun rumah tangga.

Terbukti, tiga tahun berumah tangga, pasangan ini telah dikaruniai seorang anak perempuan bernama Ratu Zeynep Yağmur (2 tahun).

5 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: