Sabtu, Agustus 13, 2022
Asia

Presiden Afghanistan akan presentasi peta jalan damai 3 fase di Turki

Presiden Afghanistan akan presentasi peta jalan damai 3 fase di Turki - Turkinesia

TURKINESIA.NET – KABUL. Sebuah peta jalan perdamaian tiga fase untuk Afghanistan akan dipresentasikan oleh Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dalam pertemuan yang sangat mungkin dilakukan di Turki karena pemimpin negara itu bertujuan untuk mencapai kesepakatan dengan Taliban sebelum pemilihan umum, kata laporan media.

Washington mendorong konferensi yang akan diselenggarakan oleh Turki, dengan keterlibatan Perserikatan Bangsa-Bangsa bulan ini untuk menyelesaikan kesepakatan damai antara pemerintah dan Taliban karena tenggat waktu 1 Mei semakin dekat untuk penarikan semua pasukan asing dari Afghanistan.

Presiden Ghani akan menawarkan sebuah rencana tandingan setelah pemerintah Afghanistan menolak proposal yang diajukan Washington.

Dokumen yang dilihat oleh Reuters menunjukkan proposal “Reaching an Endstate” Ghani untuk memasukkan konsensus tentang penyelesaian politik dan gencatan senjata yang dipantau secara internasional pada tahap pertama. Tahap kedua akan mengadakan pemilihan presiden dan pembentukan “pemerintahan damai” dan pengaturan implementasi untuk bergerak menuju sistem politik baru.

Fase ketiga akan melibatkan pembangunan “kerangka konstitusional, reintegrasi pengungsi dan pembangunan” untuk bergerak maju ke Afghanistan. Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan Ghani telah membagikan peta jalannya dengan ibu kota asing.

Tanggal pertemuan di Turki belum diputuskan, tetapi berbagai sumber mengatakan kepada Reuters bahwa itu bisa berlangsung dalam waktu dua minggu. Pemerintah Afghanistan dan sejumlah politisi mengatakan mereka harus menyepakati agenda dengan Taliban sebelum pertemuan itu.

Dalam sebuah pernyataan bulan lalu, Taliban mengancam akan melanjutkan permusuhan terhadap pasukan asing di Afghanistan jika mereka tidak memenuhi tenggat waktu 1 Mei yang disebutkan dalam kesepakatan antara pemberontak dan pemerintahan Trump tahun lalu.

Bulan ini, Presiden AS Joe Biden mengatakan akan “sulit” untuk menarik pasukan AS terakhir dari Afghanistan pada 1 Mei “hanya untuk alasan taktis,” tetapi dia juga mengatakan dirinya tidak berpikir mereka akan tetap berada di sana tahun depan.

Baca juga  Dubes Turki bertemu delegasi perdamaian Afghanistan di Doha

Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan Taliban bersedia memperpanjang batas waktu 1 Mei dan tidak akan melanjutkan serangan terhadap pasukan asing dengan imbalan pembebasan ribuan tahanan mereka yang ditahan oleh otoritas Kabul. Mohammad Naeem, juru bicara Taliban di Qatar, mengatakan tidak ada tawaran seperti itu yang dibuat.

Sumber: Reuters

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: