Rabu, Oktober 5, 2022
Peristiwa

Presiden Erdogan kunjungi korban kebakaran hutan, janjikan banyak bantuan

Presiden Erdogan kunjungi korban kebakaran hutan, janjikan banyak bantuan - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengunjungi daerah-daerah yang terkena dampak kebakaran hutan di negara bagian Antalya, Turki barat daya, pada hari Sabtu.

Erdogan menerima pengarahan tentang kebakaran hutan dari Menteri Pertanian dan Kehutanan, Bekir Pakdemirli.

Selain Erdogan, pengarahan tersebut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Perencanaan Kota Murat Kurum, Mneteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, Menteri Industri dan Teknologi Mustafa Varank, Menteri Transportasi dan Infrastruktur Adil Kara Ismailoglu, dan para pejabat lainnya.

Erdogan juga melakukan tur inspeksi udara dengan helikopter, di mana ia memeriksa efek dan kerusakan hutan di wilayah “Manavgat.”

Setelah pesawatnya mendarat di bandara Antalya, Erdogan pergi ke daerah itu dan bertemu dengan warga yang terkena dampak langsung dari kebakaran.

“Lima puluh juta (Turki) lira [USD5,91 juta] telah dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak di daerah yang terkena dampak kebakaran. Bantuan sewa juga akan diberikan kepada mereka yang rumahnya terbakar dan rusak,” kata Erdogan.

Erdogan memperoleh dari mereka perincian tentang kebutuhan mereka yang diperlukan sehubungan dengan bencana alam ini, menjanjikan mereka bahwa semua lembaga negara Turki akan mendukung mereka.

Sementara itu, orang-orang di wilayah “Manavgat” menyatakan kebahagiaan mereka dengan perhatian penuh Erdogan terhadap dampak yang ditinggalkan oleh kebakaran di wilayah tersebut, mencatat bahwa “pemerintah Turki tidak melakukan upaya sedikit pun untuk memberi mereka bantuan segera setelah bisa jadi.”

Warga sekitar mengapresiasi upaya para menteri yang datang langsung ke lokasi kebakaran yang menewaskan 4 orang dan melukai puluhan lainnya.

Hari ini, Sabtu, Erdogan mengumumkan pemberian fasilitas dan manfaat bagi warga yang terkena dampak kebakaran hutan di sejumlah negara bagian Turki.

Baca juga  Turki terus pertahankan dialog dengan berbagai pihak di Afghanistan

Kata-kata Erdogan muncul dalam konferensi pers yang diadakannya, setelah memeriksa area “Manavgat” di mana kebakaran hutan berlanjut di negara bagian Antalya, Turki selatan.

Kerusakan pada pertanian, peternakan dan kegiatan lingkungan akan diberikan kompensasi dan dipulihkan, tambah Erdogan.

Menggarisbawahi bahwa pinjaman tanpa bunga kepada pengrajin dan dukungan dari Organisasi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah Turki (KOSGEB) akan diberikan di daerah yang dilanda bencana. Dia juga mengatakan pembangunan rumah akan dimulai dalam waktu satu bulan.

Dia menambahkan rumah-rumah akan dibangun kembali sesuai dengan arsitektur lokal. “Menurut Pasal 169 Konstitusi kita, area yang terbakar tidak dapat digunakan untuk tujuan lain… Adalah tugas utama kita untuk menghutankan kembali setiap area yang terbakar.”

Dia mengatakan 4.000 personel, enam pesawat, 45 helikopter, satu helikopter tak berawak, sembilan kendaraan udara tak berawak, 660 alat penyiram air, 65 peralatan konstruksi, 117 truk pemadam kebakaran, dan 31 ambulans telah berpartisipasi dalam upaya pemadaman selama tiga hari terakhir.

Drone telah memberi kami peluang besar untuk mendeteksi kebakaran dengan cepat dan mengendalikannya sebelum membesar, kata Erdogan.

“Menurut evaluasi organisasi internasional, kami berada di tempat pertama di antara negara-negara yang merespons kebakaran dengan cara tercepat dan paling efektif, dan menderita kerusakan paling sedikit,” tambah dia.

Presiden menghimbau kepada masyarakat untuk ekstra hati-hati dalam menjaga hutan, dan tidak menyalakan api tanpa tindakan pencegahan.

Respon medis segera diberikan kepada 334 orang yang terkena dampak kebakaran, dan hampir semuanya dipulangkan, kata Erdogan.

Sejak 28 Juli, sebanyak 98 kebakaran hutan telah meletus di Turki, dengan sebagian besar terjadi di wilayah selatan. Otoritas Turki berhasil mengendalikan 88 di antaranya, dan enam orang kehilangan nyawa.

Baca juga  Relawan pemadam kebakaran Turki meninggal dunia, ini status terakhirnya di Sosmed

Pakdemirli mengatakan upaya sedang dilakukan untuk mengendalikan api di wilayah yang tersisa.

Sumber: Tr Agency, Anadolu Agency

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: