- Advertisement -
ErdoganpediaEropa

Presiden Erdogan sebut Turki tidak dukung Finlandia dan Swedia gabung NATO

TURKINESIA.NET – ANKARA. Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada hari Jumat mengatakan Turki telah dengan cermat mengikuti perkembangan mengenai kemungkinan keanggotaan NATO di Finlandia dan Swedia tetapi tidak memiliki pendapat yang baik tentang hal itu.

Turki tidak akan secara positif menyambut Finlandia dan Swedia bergabung dengan aliansi NATO, ungkap Erdogan. Ia juga menggambarkan inisiatif itu sebagai sebuah kesalahan.

“Kami tidak memiliki pendapat positif. Negara-negara Skandinavia seperti rumah tamu bagi organisasi teroris,” kata Erdogan kepada wartawan setelah salat Jumat di Istanbul.

Erdogan menunjukkan bahwa Turki dapat menggunakan statusnya sebagai anggota aliansi militer Barat untuk memveto langkah-langkah untuk mengakui tindakan kedua negara tersebut.

Erdogan mengatakan mantan penguasa Turki “membuat kesalahan” dengan memberikan lampu hijau untuk Yunani sebagai anggota NATO Yunani pada tahun 1952.

“Kami, sebagai Turki, tidak ingin membuat kesalahan kedua dalam masalah ini,” katanya.

Setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, opini politik dan publik Finlandia mendukung keanggotaan sebagai pencegah terhadap agresi Rusia. Finlandia dan Swedia telah lama bekerja sama dengan NATO, dan diharapkan dapat segera bergabung dengan aliansi itu.

Rencana Finlandia untuk mengajukan keanggotaan NATO yang diumumkan pada hari Kamis, dan dengan Swedia kemungkinan akan mengikutinya, akan membawa perluasan aliansi militer Barat yang ingin dicegah oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sementara Turki biasanya memelihara hubungan baik dengan Finlandia, namun memiliki beberapa ketidaksepakatan dengan Swedia karena negara Skandinavia itu mendukung cabang YPG Suriah, cabang dari PKK di Turki.

Turki secara tradisional mendukung kebijakan pintu terbuka NATO untuk ekspansi lebih lanjut. Namun, Ankara telah mempertahankan posisi netral dalam krisis Ukraina dan mengambil peran mediator dengan menjaga saluran komunikasi tetap terbuka dengan kedua belah pihak yang bertikai.

Baca juga  Erdogan kembali “tampar” Macron: Tangan kami tidak berlumuran darah seperti kalian

Sejak awal konflik, Ankara telah menawarkan untuk menengahi antara kedua belah pihak dan menjadi tuan rumah pembicaraan damai. Turki menekankan dukungannya untuk integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina. Sementara Ankara menentang sanksi internasional yang dirancang untuk mengisolasi Moskow. Turki juga menutup selatnya untuk mencegah beberapa kapal Rusia melintasinya.

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Presiden Erdogan sebut Turki tidak dukung Finlandia dan Swedia gabung NATO […]

trackback

[…] Presiden Erdogan sebut Turki tidak dukung Finlandia dan Swedia gabung NATO […]

error: Content is protected !!
2
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: