Sabtu, Agustus 20, 2022
Timur Tengah

Qatar tidak tertarik normalisasi hubungan dengan rezim Assad

Qatar tidak tertarik normalisasi hubungan dengan rezim Assad - Turkinesia

TURKINESIA.NET – DOHA. Qatar tidak memiliki rencana untuk menormalisasi hubungan dengan Suriah, kata Menteri Luar Negeri negara Teluk itu setelah Bashar al-Assad memenangkan masa jabatan keempat pekan lalu dalam pemilihan yang diejek oleh oposisi dan Barat sebagai lelucon.

Qatar termasuk di antara beberapa negara kawasan yang mendukung pejuang pro-revolusi dalam perang sipil Suriah yang telah berlangsung selama satu dekade. Beberapa negara pendukung revolusi seperti Uni Emirat Arab dan Arab Saudi telah berusaha untuk menormalkan hubungan setelah Assad mendapatkan kembali kendali atas sebagian besar negara.

“Sejauh ini kami tidak melihat apa pun di cakrawala untuk solusi politik yang dapat diterima oleh rakyat Suriah… pendekatan dan perilaku (rezim) tidak berubah,” kata Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani kepada televisi Al Araby yang berbasis di Inggris dalam sebuah wawancara yang ditayangkan pada hari Jumat.

“Tidak ada motivasi bagi kami untuk membangun kembali hubungan dengan rezim Assad saat ini,” kata Sheikh Mohammed. “Rezim Assad melakukan kejahatan terhadap rakyatnya,” tambahnya.

Rezim Assad mengatakan bahwa pemilihan hari Rabu menunjukkan negara itu berfungsi normal meskipun perang telah menewaskan ratusan ribu orang dan membuat 11 juta orang mengungsi.

Negara-negara Teluk Arab menurunkan atau menutup misi di Damaskus pada tahun 2012 karena serangan pemerintah terhadap protes di awal konflik.

UEA membuka kembali misinya ke Damaskus pada akhir 2018 dalam upaya untuk melawan pengaruh aktor non-Arab seperti Iran, yang bersama dengan Rusia mendukung Assad.

UEA memiliki kuasa usaha di Suriah. Oman, salah satu negara Arab juga mempertahankan hubungan diplomatik dengan Damaskus, mengirim duta besar pada 2020.

Sumber: Anadolu Agency English

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: