Senin, Agustus 15, 2022
Humanitarian

Respon cepat Turki usai kebakaran kamp Rohingya, pejabat Bangladesh: Menakjubkan!

Respon cepat Turki usai kebakaran kamp Rohingya, pejabat Bangladesh: Menakjubkan! - Turkinesia

TURKINESIA.NET – COX’S BAZAR. Turki bertindak dengan cepat menanggapi kebakaran besar di kamp pengungsi Rohingya yang merusak sebuah rumah sakit lapangan Turki. Sebuah tim dari Ankara sedang bekerja untuk membangun kembali rumah sakit itu di tenggara Bangladesh.

Seorang pejabat senior dari Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) dan timnya tiba di distrik Cox’s Bazar tenggara Bangladesh untuk membangun kembali rumah sakit dan tempat penampungan bagi pengungsi Rohingya yang terkena dampak kebakaran mematikan pada 22 Maret.

Sebanyak 26 personel dari Kementerian Kesehatan Turki, AFAD, dan Administrasi Perumahan dan Pembangunan Turki tiba di Bangladesh pada hari Sabtu.

Tim tersebut memulai pekerjaan konstruksi di rumah sakit lapangan awal pekan ini di lokasi yang sama.

Salih Altınay, kepala urusan luar negeri dan bantuan kemanusiaan AFAD, mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) bahwa rumah sakit baru itu akan memiliki area terbuka seluas 4.000 meter persegi (43.056 kaki persegi) dan area tertutup seluas 1.400 meter persegi. Tempat terbuka dan tertutup akan memberikan fasilitas perawatan kesehatan bagi pengungsi Rohingya di kamp tersebut, tambahnya.

Dia juga mengatakan lembaga bantuan itu memindahkan operasi kemanusiaannya dari Myanmar ke Cox’s Bazar Bangladesh pada tahun 2017, tak lama setelah tragedi kemanusiaan yang memaksa Muslim Rohingya meninggalkan rumah mereka.

Sebagian besar orang di kamp-kamp itu melarikan diri dari Myanmar pada 2017 di tengah tindakan keras pimpinan militer terhadap Rohingya yang menurut penyelidik PBB dieksekusi dengan “niat genosida.”

 

Rumah sakit lapangan Turki di Cox’s Bazar sejak 2018

AFAD telah membangun rumah sakit lapangan yang lengkap pada awal 2018. RS itu menyediakan semua jenis layanan kesehatan dengan 10 dokter dan 20 petugas kesehatan.

Baca juga  Turki netralisir mantan bodyguard tokoh teroris PKK

Rumah sakit tersebut telah memberikan layanan medis kepada 1.000 pasien setiap hari, namun musnah seluruhnya akibat kebakaran 10 hari yang lalu.

Sejak didirikan, RS ini telah melayani 512.101 pasien, menurut catatan rumah sakit.

Samina, seorang gadis Rohingya berusia 7 tahun, yang kehilangan penglihatannya pada usia 2 tahun, adalah pasien tetap di rumah sakit Turki selama enam bulan terakhir. Kondisinya mulai membaik karena pemeriksaan dan pengobatan dua minggu sekali. Tetapi ketika rumah sakit terbakar, semua harapan sepertinya telah memudar. Namun, berkat dukungan Turki, RS ini akan segera aktif dan berjalan kembali.

Badan bantuan yang dikelola pemerintah Turki juga telah membangun 4.620 tempat penampungan dari bambu untuk para pengungsi di daerah tersebut.

“Rumah sakit (lapangan) kami dan sekitar 1.400 rumah bambu (untuk pengungsi Rohingya) menjadi tidak dapat digunakan dalam kebakaran yang terjadi pada 22 Maret,” kata Altinay.

Sekarang Turki sedang membangun rumah sakit lapangan baru yang akan segera beroperasi untuk Rohingya, menurut dia.

“Kami (juga) akan memulai rekonstruksi tempat penampungan (yang terkena dampak kebakaran mematikan) secepat mungkin,” lanjutnya.

Atas instruksi Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, AFAD, bersama dengan kementerian kesehatan, lingkungan dan urbanisasi, telah mulai memberikan bantuan kepada para pengungsi, kata Altin.

Menurut badan pengungsi PBB, kebakaran paling dahsyat dalam sejarah pengungsi Rohingya di Bangladesh menewaskan 15 orang, memusnahkan lebih dari 10.000 tempat penampungan dan membuat sekitar 45.000 pengungsi terlantar.

Bangladesh memuji respons kesehatan yang cepat

Bangladesh yang sekarang menampung 1,2 juta pengungsi Rohingya, memuji respons cepat Turki untuk membangun kembali rumah sakit tersebut.

“Sungguh menakjubkan bahwa di tengah pandemi virus corona, Turki akan segera melanjutkan layanan kesehatannya kepada komunitas Rohingya,” kata Dr. Abu Toha MR Bhuiyan, koordinator kepala kantor Komisioner Bantuan dan Pemulangan Pengungsi Bangladesh.

Baca juga  Turki ambil tanggung jawab menauingi anak yatim Ukraina

Ini juga akan mendorong penyedia layanan lain untuk membantu Rohingya yang sering disebut sebagai orang yang paling teraniaya di dunia, tambahnya.

Sumber:

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: