Sabtu, Agustus 13, 2022
Eropa

Rusia desak Turki & negara lain berhenti persenjatai Ukraina

Rusia desak Turki & negara lain berhenti persenjatai Ukraina - Turkinesia

TURKINESIA.NET – MOSKOW. Rusia memperingatkan beberapa negara, termasuk Turki, untuk berhenti memasok senjata ke Kiev karena ketegangan meningkat di timur Ukraina.

“Kami mendesak semua negara yang bertanggung jawab yang berkomunikasi dengan kami, termasuk Turki, untuk menganalisis situasi dan selalu pernyataan berapi-api rezim di Kiev, dan kami memperingatkan mereka menentang mendorong militerisme (di Ukraina),” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Senin, seusai bertemu Menlu Mesir Sameh Shoukry di Kairo, Senin (12/4/2021).

Peringatan itu datang di tengah pengiriman drone tempur Turki kepada Ukraina yang kontraknya telah ditandatangani pada 2019.

Setengah lusin drone telah dikirim, menurut laporan media.

Menurut Kementerian Pertahanan di Kiev, kontrak lebih lanjut untuk pengiriman drone tempur, termasuk amunisi serta untuk pembangunan kapal patroli, telah diselesaikan pada bulan Desember.

Lavrov juga mengkritik pengerahan kapal perang AS ke Laut Hitam.

Pertanyaannya masih belum terjawab tentang apa yang diinginkan AS di sana, ribuan kilometer jauhnya dari wilayahnya sendiri, kata Lavrov.

Menurut Turki, AS telah mengirimkan pemberitahuan tentang perjalanan kapal perang melalui selat Laut Hitam pada 4 Mei.

Di tengah konflik tujuh tahun, laporan pergerakan pasukan Rusia menuju perbatasan Ukraina baru-baru ini menimbulkan kekhawatiran internasional.

Sebagian wilayah Luhansk dan Donetsk di sepanjang perbatasan Rusia telah berada di bawah kendali pejuang pro-Moskow sejak 2014.

Menurut perkiraan Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 13.000 orang telah tewas sejak itu dan tahun ini, 50 kematian telah dilaporkan meskipun ada gencatan senjata.

Pada hari Senin, tentara Ukraina kembali melaporkan kematian seorang tentara pemerintah.

Uni Eropa mengatakan mengikuti pergerakan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina dan di Semenanjung Krimea dengan sangat prihatin.

Baca juga  Erdogan kembali “tampar” Macron: Tangan kami tidak berlumuran darah seperti kalian

Uni Eropa meminta pihak berwenang Rusia untuk menahan diri dari setiap langkah yang akan menyebabkan ketegangan lebih lanjut, kata juru bicara kepala urusan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell.

Eskalasi konflik yang baru tidak dapat diterima dari sudut pandang UE.

Juru bicara itu juga meminta Rusia untuk meningkatkan upaya penerapan rencana perdamaian 2015. Uni Eropa menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Ukraina dan presidennya, Volodymyr Selenskyj, dalam hal ini.

Dikutip Al Masdar News Network, Selasa (13/4/2021), Lavrov secara khusus menunjuk Ankara yang dilobi Ukraina agar memasok drone militer ke Kiev. Presiden Ukraina Vladimir Zelensky baru-baru ini berkunjung ke Turki.

Di akhir pembicaraannya dengan Zelensky, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kerja sama militer antara Ankara dan Kiev tidak ditujukan kepada negara ketiga.

Perusahaan Turki Baykar, yang memiliki spesialisasi teknologi pesawat tak berawak, mengungkapkan Ukraina membeli sejumlah drone Bayraktar.

Drone Bayraktar terbukti efektif dalam palagan perang di Nagorno Karabakh. Azerbaijan merebut kembali wilayah itu dari tangan Armenia, berkat dukungan penuh Turki.

Perang di Ukraina tenggara itu yang terjadi dalam skala penuh akan mengancam keamanan Rusia. Kremlin telah menjanjikan tindakan mencegah bencana kemanusiaan terjadi.

Krisis itu menurut juru bicara Presiden Vladimir Putin, Dmitri Peskov, bisa memunculkan alasan kuat Moskow campur tangan mencegah situasi jadi memburuk.

Peskov akhir pecan lalu mengungkapkan terjadi serangkaian peningkatan ketegangan yang mengkhawatirkan dalam beberapa hari terakhir antara pasukan Kiev dan militan separatis di Donbass.

Sumber: Daily Sabah, Tribunnews

3 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Salim
Salim
1 year ago

Rusia saja mempersenatai pemberontak libya melawan pemerintah yg sah dan mempersenjatai pembunuh masal rakyarnya si basser di suriah

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: