Minggu, Agustus 14, 2022
Asia

Sekutu Erdogan ingatkan arus pengungsi Afghanistan akan banjiri Turki

Sekutu Erdogan ingatkan arus pengungsi Afghanistan akan banjiri Turki - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki saat ini menampung hampir setengah juta pengungsi Afghanistan di wilayahnya dan harus waspada terhadap gelombang baru dari Afghanistan dalam periode mendatang, kata pemimpin Partai Gerakan Nasionalis (MHP).

“Diperkirakan ada sekitar 500.000 pengungsi Afghanistan di negara kita. Dapat dipahami bahwa masuknya pengungsi [dari Afghanistan] akan mencapai perbatasan kita dalam periode yang berisiko dan berbahaya di masa depan. Kita harus waspada,” kata ketua MHP Devlet Bahçeli dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Türkgün akhir pekan lalu.

Pernyataan Bahçeli muncul di tengah negosiasi yang sedang berlangsung antara Turki dan Amerika Serikat mengenai kendali bandara internasional Kabul.

Penarikan NATO dari Afghanistan telah meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya perang sipil di negara itu.

Banyak warga Afghanistan mencoba melarikan diri dari negara itu baik melalui jalur hukum atau ilegal.

Pemimpin MHP juga mengungkapkan pandangan tentang diskusi yang sedang berlangsung tentang tinggalnya sekitar 4 juta pengungsi Suriah di Turki.

“Mereka adalah tamu kita. Pada prinsipnya, kami mendukung pengiriman warga negara asing yang tinggal di negara kami dalam status sementara, kembali ke negara mereka sendiri dengan cara yang aman dan damai,” kata Bahçeli.

Dia juga mengkritik warga Suriah yang mengunjungi negara mereka selama Idul Adha dan kembali ke Turki. “Yang bisa pergi ke negaranya untuk Idul Adha tidak boleh kembali,” ungkapnya.

Sementara di satu sisi, warga Suriah berjuang untuk negara mereka, tetapi di sisi lain, orang-orang yang bermigrasi ke Turki bersenang-senang di resor Turki, kata Bahçeli, menekankan bahwa ini adalah inkonsistensi besar yang menarik reaksi orang.

“Juga, harus ada batasan bagi pencari suaka untuk pergi dan menetap di mana pun mereka mau tanpa kendali [pihak berwenang],” sarannya.

Baca juga  Pemimpin bisnis Inggris sebut Turki 'gerbang' untuk berdagang

Sumber: Hurriyet Daily News

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: