- Advertisement -
Internasional

Terkait perjanjian Astana, Damaskus minta Turki tarik pasukan dari utara Suriah

TURKINESIA.NET – DAMASKUS. Damaskus telah meminta Turki untuk menarik tentaranya dari utara Suriah dan mengakhiri dukungan bagi kelompok-kelompok oposisi bersenjata untuk menghidupkan kembali perjanjian keamanan bilateral dua dekade.

Rusia telah mendorong Turki dan Suriah untuk merujuk kembali pada Perjanjian Adana untuk menangani masalah keamanan di sepanjang perbatasan kedua negara setelah rencana penarikan pasukan AS dari Suriah utara.

Turki mengatakan perjanjian 1998 memberikannya hak untuk masuk ke Suriah dan membenarkan penempatan pasukannya di negara itu serta kemungkinan serangan baru yang dirancang untuk mengusir teroris YPG yang dianggap Ankara sebagai organisasi teroris.

Rusia mengatakan Damaskus harus mendapatkan kembali kendali atas wilayah setelah pasukan AS menarik diri dan mendesak Turki untuk berdialok dengan pemerintah Suriah untuk menstabilkan wilayah perbatasan.

Pada 1998, Suriah dan Turki menandatangani pakta di mana Damaskus bekerja secara aktif untuk mengeliminasi kekhawatiran Turki tentang teroris PKK.

Kamp pelatihan teroris di Suriah ditutup, dan layanan bagi para teroris pun ditolak oleh bank-bank Suriah.[Hurriyet]

 

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: