Senin, Agustus 8, 2022
Ekonomi

Tunisia beli drone canggih Turki senilai 80 juta dolar

Tunisia beli drone canggih Turki senilai 80 juta dolar - Turkinesia
Turki-Pakistan kerja sama produksi spare part drone Anka

TURKINESIA.NET – ANKARA. Sumber keamanan Turki pada hari Minggu mengungkapkan bahwa Kementerian Pertahanan Tunisia telah menandatangani kontrak dengan Perusahaan Industri Udara dan Luar Angkasa Turki, TUSAS, untuk membeli drone Turki senilai 80 juta dolar.

Sumber tersebut menjelaskan bahwa “kesepakatan antara kedua belah pihak meliputi pengiriman 3 drone ANKA-S buatan Turki, 3 stasiun kontrol darat, dan pelatihan 52 anggota Angkatan Udara Tunisia.”

“Nilai kesepakatan mencapai 80 juta dolar AS, dan termasuk pelatihan 52 pilot Tunisia dan personel perawatan di fasilitas maskapai penerbangan Turki (TUSAS) di ibu kota, Ankara, tambah sumber tersebut.

Selcuk Bayraktar: Menantu Erdogan dibalik kemandirian drone tempur Turki

Tunisia telah mengadakan pembicaraan dengan Turki pada 2018 untuk membeli drone Anka-S. Kementerian Pertahanan Tunisia telah memulai negosiasi pembeliannya pada awal tahun 2019 lalu.

Pada 2018, Turki memberikan pinjaman 200 juta USD ke Tunisia yang dialokasikan untuk pembelian peralatan dan perlengkapan keamanan dan pertahanan dari Turki.

ANKA-S memiliki kemampuan tinggi dalam pengintaian, pengawasan, identifikasi target dan pemantauan serta mampu bekerja dalam berbagai kondisi cuaca dan melakukan tugas yang berbeda.

KALKA, sistem anti-drone buatan Turki laris manis, Rusia jadi pembeli pertama

Drone ini bekerja dengan dua mesin dan mampu membawa muatan lebih dari 700 kilogram serta bertahan di udara selama 24 jam terus menerus pada ketinggian 30 ribu kaki.

Turki merupakan satu dari 6 negara di dunia yang memiliki kemampuan memproduksi drone bersenjata yang dilengkapi dengan bom pintar dan sistem elektronik canggih.

Industri pertahanan Turki memiliki pengaruh dan peran penting di tingkat global, dibantu oleh keberhasilannya di bidang industri penerbangan dan luar angkasa dan pesawat tak berawak jenis (SİHA) yang telah menyelesaikan misi yang berhasil di berbagai wilayah geografis di Suriah, Libya, Irak, dan Laut Aegea.

Tidak sampai sebulan diboikot Kanada, Turki berhasil uji coba kamera drone lokal

Sumber: Tr Agency

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Galih
Galih
1 year ago

Top Turki

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: