- Advertisement -
Pendidikan

Turki akan buka sekolah di Afrika Selatan

TURKINESIA.NET – JOHANNESBURG. Yayasan Maarif Turki akan membuka sekolah di Afrika Selatan, kata kepala yayasan tersebut kepada Anadolu Agency pada 27/07.

“Kami menandatangani perjanjian kerja sama pendidikan dengan Departemen Pendidikan Nasional Afrika Selatan. Kami berencana untuk beroperasi dengan membuka sekolah di negara itu untuk periode 2018-2019,” kata Birol Akgun, kepala Yayasan Maarif Turki kepada Anadolu Agency.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Akgun saat mendampingi Presiden Recep Tayyip Erdogan pada kunjungannya ke Afrika Selatan untuk menghadiri pertemuan tahunan negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina dan Afrika Selatan).

Akgun mengatakan yayasan Maarif memiliki status badan hukum untuk membuka atau mengambil alih institusi pendidikan di Afrika Selatan.

Akgun menyebut langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan hubungan politik bilateral. Dia juga menekankan bahwa negara-negara juga sepakat untuk meningkatkan hubungan budaya bersama.

Dia menekankan bahwa minoritas Muslim di Afrika Selatan menunjukkan minat yang besar terhadap Turki.

Akgun juga menyebutkan rencana yayasan untuk meningkatkan peran di benua itu.

“Kami ingin hadir di setiap negara Afrika yang membuka pintunya bagi kami. Afrika Selatan merupakan salah satu negara di mana kami akan membuka sekolah,” katanya.

Terkait kegiatan dan tujuan yayasan, Akgün mengatakan bahwa “misi khusus” yayasan ini adalah bekerja untuk mengambil alih sekolah yang terkait dengan kelompok teroris FETO.

“Sebagai Yayasan Maarif Turki, merupakan prioritas kami untuk meningkatkan generasi yang ramah-Turki melalui pendidikan formal,” kata Akgun.

Turki mendirikan Maarif Foundation pada tahun 2016 untuk mengambil alih administrasi sekolah luar negeri terkait dengan Organisasi Teror Fetullah (FETO).

FETO dan pemimpinnya di AS, Fethullah Gulen mengatur kudeta Juli 2016 yang berhasil digagalkan oleh rakyat. Kudeta tersebut menyebabkan 251 orang menjadi martir dan hampir 2.200 orang terluka.

Baca juga  Reformasi pendidikan, Turki larang pemberian PR kepada siswa

FETO dilaporkan ada di lebih dari 150 negara di seluruh dunia, melalui sekolah, LSM, pelobi, outlet media dan perusahaan lain. [ANADOLU AGENCY]

 

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: