Minggu, Agustus 14, 2022
Timur Tengah

Turki akan mulai sidang pengadilan terhadap mata-mata UEA pada bulan Juni

Turki akan mulai sidang pengadilan terhadap mata-mata UEA pada bulan Juni - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Pengadilan Kriminal Kedua Turki akan memulai persidangan terhadap seorang warga negara Yordania yang dituduh menjadi mata-mata Uni Emirat Arab (UEA) pada 17 Juni, lapor Anadolu Agency.

Selama sesi pada hari Selasa, pengadilan menyetujui  dakwaan 159 halaman yang disiapkan oleh Jaksa Penuntut Umum di negara bagian Sakarya terhadap Ahmed Ayesh Al Astal. Pria berusia berusia 45 tahun itu ditangkap pada Oktober 2020 atas tuduhan mata-mata untuk UEA.

Jaksa Turki menuntut hukuman seumur hidup ditambah 15 tahun atas tuduhan membocorkan informasi sensitif yang dapat membahayakan keamanan negara serta kepentingan politik internal atau eksternal.

Badan Intelijen Turki dan tim kontraterorisme menangkap Al Astal di Direktorat Keamanan Sakarya, sebagai bagian dari investigasi yang diluncurkan oleh Kantor Kejaksaan Negara.

Pada 21 Oktober, pengadilan Turki memerintahkan penahanannya atas tuduhan spionase untuk UEA.

Pada saat itu, sumber keamanan Turki mengatakan kepada Washington Post bahwa Al Astal “berkonsentrasi pada hubungan Turki dengan dunia Muslim, inisiatif kebijakan luar negeri, dan politik dalam negeri.” Sumber itu menambahkan bahwa dia ditugaskan untuk melihat apakah pemerintah Turki rentan terhadap kudeta lain setelah upaya gagal pada tahun 2016.

Al Astal juga “menyampaikan informasi ke UEA tentang jurnalis dan pembangkang Arab yang berbasis di Turki, yang mungkin rentan terhadap upaya perekrutan oleh intelijen Emirat.”

Sumber: MEMO

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: