Jumat, Agustus 12, 2022
Asia

Turki kecam kudeta militer di Myanmar, khawatirkan nasib Muslim Rohingya

Turki kecam kudeta militer di Myanmar, khawatirkan nasib Muslim Rohingya - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Kementerian Luar Negeri Turki mengecam keras kudeta militer di Myanmar dan mendesak otoritas militer untuk membebaskan semua politisi dan warga sipil yang ditahan.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Senin, kementerian mengatakan Turki menentang semua jenis kudeta dan intervensi militer.

Pernyataan itu dilanjutkan dengan mengatakan bahwa Turki mengharapkan militer untuk “segera” membebaskan semua politisi dan warga sipil yang ditahan dan mencabut semua hambatan bagi pejabat terpilih dan lembaga demokrasi, serta mengadakan parlemen baru yang dipilih oleh rakyat.

“Kami berharap perkembangan yang parah ini tidak semakin memperburuk situasi Muslim Rohingya yang hidup dalam kondisi yang mengerikan di Myanmar,” tambah kementerian itu.

Hanya beberapa jam sebelum parlemen yang baru terpilih dijadwalkan bersidang, militer Myanmar melakukan kudeta pada hari Senin dan menahan tokoh politik dan sipil, termasuk pemimpin de facto Aung San Suu Kyi. Suu Kyi mendesak orang-orang untuk menentang kudeta dan memprotes pengambilalihan kekuasaan oleh militer.

Dalam 2 tahun, militer Turki pecat lebih 5.000 tentara terkait FETO

 

Kedutaan Turki mendesak warganya untuk tetap di dalam rumah

Kedutaan Besar Turki di negara Asia Tenggara itu memperingatkan warga Turki pada hari Senin untuk tidak keluar rumah atau bepergian kecuali jika diperlukan.

Dalam pernyataan tertulis, kedutaan di Naypyidaw mengatakan bahwa keadaan darurat telah diumumkan di negara itu dan angkatan bersenjata telah merebut kekuasaan.

Dikatakan Wakil Presiden Myint Swe telah ditunjuk sebagai penjabat presiden dan menambahkan: “Dapat dipahami bahwa banyak pejabat senior pemerintah ditahan, saluran televisi dan saluran seluler terputus di seluruh negeri, dan akses internet nirkabel dibatasi / terputus di beberapa wilayah.”

Kedubes juga menyarankan komunitas Turki untuk mengikuti perkembangan melalui jalur lokal dan menghindari daerah keramaian.

Baca juga  Lebanon rujuk korban ledakan tanker minyak ke Turki

Warga Turki di Myanmar dapat menghubungi kedutaan melalui saluran telepon darurat, serta melalui Twitter dan Facebook, selama saluran telepon tersedia.

Sumber: Daily Sabah, Anadolu Agency

4 7 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Diman
Diman
1 year ago

Turki the best..
👍👍👍👍👍👍👍👍

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: