Saturday, April 20, 2024
Islamophobia

Turki keluarkan perintah penangkapan Rasmus Paludan si pembakar Al-Qur’an

Rasmus Paludan si pembakar Al-Qur'an

Pengadilan Turki mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Rasmus Paludan, seorang politisi anti-Islam Denmark, menyusul aksinya membakar Al-Qur’an di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia.

Aksi Paludan itu berlangsung 21 Januari lalu, memicu kemarahan dan kecaman di seluruh dunia Islam.

Mengutip Anadolu, Kamis (20/7/2023), investigasi yang diluncurkan oleh Kantor Kejaksaan Agung Ankara terhadap Paludan atas tuduhan secara terbuka menghina nilai-nilai agama sedang berlangsung.

Sebagai bagian dari pemeriksaan, Kejaksaan Agung meminta penangkapan Paludan untuk mendapatkan keterangan terkait peristiwa pembakaran Al-Qur’an.

Pengadilan Kriminal Perdamaian ke-8 Ankara, setelah mengevaluasi permintaan itu, memutuskan untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Paludan.

Belum jelas apakah bisa otoritas Turki melakukan penangkapan terhadap Paludan di negara lain.

Ankara marah ketika Paludan diberi izin oleh otoritas Swedia untuk membakar kitab suci umat Islam di luar Kedutaan Besar Turki di Stockholm pada Januari lalu.

Menanggapi izin Swedia, Ankara saat itu membatalkan kunjungan Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson ke Turki.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Turki saat itu juga memanggil Duta Besar Swedia untuk Ankara, Staffan Herrstrom, yang diberi tahu bahwa Turki mengutuk keras tindakan provokatif Paludan, yang jelas merupakan kejahatan rasial.

“Sikap Swedia tidak dapat diterima, bahwa Ankara mengharapkan tindakan tersebut tidak diizinkan dan penghinaan terhadap nilai-nilai sakral tidak dapat dipertahankan dengan kedok hak-hak demokratis,” kata kementerian tersebut.

Surat perintah penangkapan untuk Paludan itu keluar ketika Swedia kembali memberikan izin demo dengan membakar Al-Qur’an di depan Kedutaan Besar Irak di Stockholm.

Pemberian izin itu memantik kemarahan massa di Irak yang kemudian menyerbu dan membakar bangunan di Kedutaan Besar Swedia di Baghdad. Seluruh staf diplomatik Swedia selamat.

Pemerintah di Stockholm mengecam amuk massa di Baghdad dan memanggil diplomat Irak di Stockholm untuk menyampaikan protes.

Sumber: Sindonews

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d