- Advertisement -
Uncategorised

Turki khawatirkan pemindahan kedubes Moldova dari Tel Aviv ke Yerusalem

TURKINESIA.NET – ANKARA. Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan kekhawatiran mereka atas keputusan Moldova yang memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

“Yerusalem adalah kunci penting dalam solusi yang adil dan abadi untuk masalah Palestina,” kata kementerian dalam sebuah pernyataan tertulis.

Turki pun mendesak komunitas internasional untuk mematuhi keputusan PBB tentang Yerusalem dan menghormati status historis dan hukum Kota Yerusalem.

Pada Selasa, Perdana Menteri Moldova Pavel Filip mengumumkan pemindahan kedutaan dengan menekankan bahwa “itu adalah bentuk komitmen mereka untuk mendukung sekutu Moldova”.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina telah mengutuk keputusan tersebut.

Moldova adalah negara termiskin di Eropa yang tidak memiliki pemerintahan sejak pemilihan umum digelar pada Februari.

Israel terus berupaya meyakinkan negara-negara untuk memindahkan fasilitas diplomatik mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sejauh ini, hanya Amerika Serikat dan Guatemala yang memindahkan kedutaan besar mereka.

[adinserter block=”1″]

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember 2017 dan memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei 2018.

Yerusalem masih menjadi poros konflik Timur Tengah, karena warga Palestina mengingkan Yerusalem Timur – yang diduduki oleh Israel sejak 1967 – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina di masa mendatang.  [Anadolu Agency]

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: