- Advertisement -
Islamophobia

Turki kutuk pembakaran Alquran di Swedia: Sikap anti-Islam meluas dengan dalih kebebasan

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki kutuk pembakaran Alquran di Swedia oleh kelompok sayap kanan Denmark selama demonstrasi tidak sah di ibukota Swedia.

Turki juga mendesak negara-negara untuk mengambil tindakan nyata untuk mencegah maraknya serangan anti-Muslim.

“Kami melihatnya sebagai langkah positif yang tidak diizinkan Swedia (demonstrasi sayap kanan). Namun, anggota partai rasis Denmark dan tujuan mereka terkenal, kami melihat dengan penyesalan bahwa tindakan provokatif tidak dapat dicegah dan orang-orang sakit ini terus mendapatkan keuntungan darinya,” bunyi pernyataan itu.

“Sayangnya, sikap tidak menghormati Islam telah meluas dan tidak dapat dicegah di negara-negara Skandinavia dalam beberapa tahun terakhir dengan kedok kebebasan pers, seni, dan ekspresi.”

https://turkinesia.net/index.php/2019/09/27/erdogan-muslim-di-india-dibunuh-hanya-karena-makan-sapi/

Anggota partai Garis Keras Denmark (Stram Kurs) telah meminta izin dari otoritas Swedia untuk membakar Al-Qur’an di lingkungan Rinkeby, Fittja, Alby, Husby, dan Upplansveby Stockholm, tempat imigran Turki dan Muslim tinggal. Namun, polisi Swedia menolak memberi mereka izin, tetapi kelompok sayap kanan tetap melanjutkan dan membakar kitab suci Muslim dan menyiarkannya di media sosial. Dalam video tersebut, anggota partai rasis terlihat menuangkan bensin ke Al-Qur’an kemudian membakarnya di lingkungan Rinkeby.

Ini bukan pertama kalinya Al-Qur’an dibakar atau dinodai oleh ekstrimis rasis di Eropa. Pemimpin garis keras, Rasmus Paludan, membakar Al-Qur’an di Malmo bulan lalu. Kerusuhan kemudian meletus di kota itu, di mana sedikitnya 300 orang berkumpul untuk memprotes kegiatan anti-Islam.

Daily Aftonbladet mengatakan beberapa kegiatan anti-Islam telah terjadi di Malmo, termasuk tiga pria yang menendang Al-Qur’an di antara mereka di lapangan umum.

Unjuk rasa anti-Muslim juga diadakan oleh kelompok Islamofobia Stop Islamization of Norway (SIAN) di dekat parlemen Norwegia pada bulan Agustus. Perkelahian terjadi setelah seorang pengunjuk rasa wanita mengangkat salinan kitab suci Muslim dan merobek beberapa halaman.

Baca juga  Erdogan sebut Macron sakit jiwa karena musuhi Islam

Sumber: Daily Sabah

4.5 2 votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: