Minggu, Oktober 2, 2022
Teknologi

Turki luncurkan PNS Badr, korvet kelas Milgem ketiga untuk Pakistan

korvet kelas Milgem ketiga untuk Pakistan
korvet kelas Milgem ketiga untuk Pakistan

TURKINESIA.NET – ISTANBUL. Turki luncurkan PNS Badr, korvet kelas Milgem ketiga untuk Pakistan dalam sebuah upacara di galangan kapal di kota pelabuhan Karachi, Pakistan selatan.

Upacara korvet kelas Milgem ketiga untuk Pakistan itu dihadiri oleh Menteri Pertahanan Nasional Turki Hulusi Akar, Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif, Menteri Pertahanan Pakistan Muhammad Israr Tareen dan lainnya.

Dalam pesan video yang dikirim ke upacara peluncuran kapal ketiga korvet kelas MILGEM  – perusahaan patungan Turki dan Pakistan, Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk memperkuat infrastruktur militer Pakistan.

Proyek platform kelautan MILGEM (Kapal Nasional) adalah program kapal perang Turki yang bertujuan untuk mengembangkan korvet dan frigat multiguna yang dapat digunakan dalam berbagai misi, termasuk pengintaian, pengawasan, peringatan dini, perang anti-kapal selam, perang permukaan-ke-permukaan dan permukaan-ke-udara, serta operasi amfibi.

“Proses produksi semua kapal ini, yang dilengkapi dengan senjata dan sistem sensor paling modern yang dikembangkan oleh negara kita, berlanjut sesuai rencana,” kata Erdogan.

Pengiriman kapal, yang akan dapat melakukan semua jenis tugas militer dari pertahanan udara hingga pertahanan kapal selam, akan dilakukan dengan interval enam bulan mulai Agustus 2023, kata Erdogan.

Dengan penekanan pada hubungan sejarah yang mengakar antara Turki dan Pakistan, presiden mengatakan proyek tersebut adalah salah satu contoh paling konkret dan terbaru, menyuarakan harapan agar proyek tersebut menjadi “pertanda kerja sama yang lebih besar.”

 

‘Momen kebanggaan’

Sementara itu, Perdana Menteri Sharif mengatakan peluncuran kapal itu adalah “momen kebanggaan bagi seluruh bangsa Pakistan dan angkatan laut kedua negara.”

Dia mengatakan Turki dan Pakistan terikat dalam ikatan yang kuat dan produksi bersama kapal perang PNS Badr melambangkan ikatan itu.

Baca juga  Mikrosatelit pertama produksi dalam negeri Turki akan selesai tahun ini

Kerja sama multi-dimensi antara Pakistan dan Turki di bidang pertahanan, kebijakan luar negeri dan kesejahteraan publik menyentuh tingkat persahabatan baru untuk kepentingan kedua bangsa, kata Sharif seperti dikutip oleh surat kabar Pakistan Daily Times.

Kerja sama antara Angkatan Laut Pakistan dan perusahaan pertahanan Turki akan mengarah pada penguatan lebih lanjut hubungan antara kedua negara bersaudara, ungkapnya.

Perdana menteri itu menyebut Turki dan Pakistan sebagai “satu negara yang tinggal di dua negara.” Ia memuji Turki karena telah menjadi mitra yang hebat dan selalu menjadi pendukung besar kedaulatan Pakistan.

Dia mengatakan pemerintah Pakistan berkomitmen untuk memperluas berbagai infrastruktur untuk memastikan konektivitas ekonomi di negara itu serta menekankan bahwa kerja sama dengan Turki akan menghasilkan hasil yang positif.

Erdogan menyebut Pakistan sebagai negara dengan lokasi paling strategis di Asia Selatan.

“Sepanjang sejarah, wilayah ini telah menjadi biji mata dunia dengan budaya dan kekayaan kunonya. Pakistan dan rakyatnya memiliki tempat khusus bagi kami,” kata presiden.

Erdogan juga menekankan perlunya menyediakan semua sarana dukungan untuk memperkuat infrastruktur militer Pakistan, “yang keamanan, stabilitas, dan kemakmurannya kami anggap sama dengan milik kami.”

Kapal lain dari proyek tersebut, bernama Kaibar, akan diluncurkan pada bulan September di Istanbul, katanya.

Proyek Milgem

Untuk diketahui, pada bulan Mei 2017, perusahaan-perusahaan pertahanan Turki dan Pakistan telah menandatangani nota kesepahaman untuk membangun empat korvet “Ada Class” Turki bagi Angkatan Laut Pakistan di bawah proyek MİLGEM.

Meskipun nilai kontrak itu tidak diungkapkan, media Pakistan melaporkan bahwa penutupan penjualan MILGEM akan meningkatkan nilai kegiatan bisnis pertahanan di Pakistan menjadi US$ 1,5 miliar.

Menteri Pertahanan Pakistan, Rana Tanveer Hussain telah mengatakan kepada AA pada bulan Desember 2017 bahwa “proses negosiasi telah selesai dan pembangunan kapal akan dimulai dalam waktu dekat.”

Baca juga  Rusia beri beasiswa nuklir untuk 25 mahasiswa Turki

Proyek MİLGEM (Kapal nasional) mencakup pembangunan sejumlah korvet “Ada kelas” dan frigat untuk Angkatan Laut Turki. Hingga saat ini, empat kapal perang telah ditugaskan dan yang kelima sedang dalam pembangunan, kata Anadolu mengutip pejabat berwenang Turki.

Korvet angkatan laut “Ada-kelas” panjangnya 99,5 meter, yang dirancang untuk melaksanakan misi peperangan permukaan, peperangan anti-kapal selam, pertahanan udara, pengawasan dan pengintaian dengan 93 awak kapal. Korvet ini dipersenjatai dengan meriam 76 mm, misil dan torpedo serta helikopter Seahawk. Kecepatan maksimal 29 knot.

Sebelumnya pada Juni 2016, perusahaan pertahanan Turki, Defense Technologies and Engineering (STM) telah memenangkan tender untuk memodernisasi kapal selam Pakistan, mengalahkan DCNS Prancis.

STM juga telah merancang Kapal Tanker Angkatan Laut Pakistan (PNFT) yang berukuran 158 meter yang dibangun oleh Shipyard and Engineering Works Karachi, dan ditugaskan pada 2018.

Baru-baru ini pada bulan Mei, Ankara dan Islamabad juga telah menandatangani kesepakatan untuk penjualan 30 helikopter serang Turki. Helikopter T129 ATAK dikembangkan oleh Turkish Aerospace Industries (TAI) dan Agusta Westland yang berbasis di Italia.

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: