Sabtu, Agustus 13, 2022
Sejarah

Turki temukan lebih 750 granat era Perang Dunia I

Turki kecam Yunani yang tolak akui mufti terpilih di Trakia Barat - Turkinesia
Turki temukan granat era PD 1

TURKINESIA.NET – DIYARBAKIR. Turki menemukan sebanyak 782 granat tangan yang berasal dari Perang Dunia I. Pada merupakan hasil penggalian yang berlangsung di Amida Mound distrik Sur Diyarbakir, Turki tenggara, salah satu lokasi paling populer di kota itu.

Penggalian pimpinan profesor Irfan Yıldız dari Universitas Dicle bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Amida Mound menampung banyak peradaban termasuk Hurri-Mitannis, Urartian, Persia, Romawi, Umayyah, Abbasiyah, Merwanid, Seljuk, dan Artuqids.

Irfan Yıldız mengatakan temuan selama penggalian mengejutkan mereka hampir setiap hari. Selama penggalian pada 29 Juli, Yıldiz mengatakan mereka menemukan amunisi era Ottoman di sisi barat laut tembok.

“Seluruh amunisi terungkap setelah penggalian selama dua hari. Penemuan amunisi itu adalah granat tangan dan digunakan oleh Kesultanan Ottoman dan Sekutu. Penemuan 640 tipe Ottoman Gunman, 48 tipe pertahanan British Mill-M5, 90 tipe Jerman, tiga tipe M-24 Jerman dan satu granat tangan tipe bombardier Ottoman,” jelasnya.

“Granat tangan diserahkan ke kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah pemeriksaan yang dapat dikosongkan akan dikirimkan kepada kami untuk dipajang di museum, yang lain akan dihancurkan,” kata Yıldz.

“Amunisi terkubur di dalam dinding sedalam 1 meter dan 10 cm (40 inci) di dalam tanah. Permukaannya tertutup bebatuan,” tambah Yıldız.

Profesor itu menekankan bahwa provinsi itu adalah tempat bagi Korps Angkatan Darat ke-13 selama perang dan merupakan lokasi penting saat itu.

“Diyarbakir adalah pusat penting dalam Perang Dunia I, sebagai markas Korps ke-13. Kami berpendapat bahwa senjata yang tidak ingin dikirim setelah Gencatan Senjata Mudros (ditandatangani pada 30 Oktober 1918, setelah Perang Dunia 1) ditanam di sini,” ungkapnya.

“Kami pikir amunisi yang terkubur di sini disembunyikan dari Sekutu setelah Perjanjian Gencatan Senjata Mondros (Mudros), yang mengamanatkan penyerahan semua senjata api dan persenjataan,” tambah Yıldız.

Baca juga  Pasukan keamanan Turki sita buku agama berusia 1.400 tahun

“Granat ini mungkin disembunyikan untuk digunakan dalam Perang Kemerdekaan Turki. Mereka yang menyembunyikannya entah telah meninggal atau amunisi ini dilupakan karena alasan lain,” sebutnya.

Sumber: Daily Sabah 

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: