Senin, Oktober 3, 2022
Ekonomi

Ukraina akan tingkatkan transportasi ke Turki di tengah larangan perjalanan oleh Rusia

Ukraina akan tingkatkan transportasi ke Turki di tengah larangan perjalanan oleh Rusia - Turkinesia

TURKINESIA.NET – KIEV. Pemerintah Ukraina pada hari Kamis mengatakan bahwa jaringan transportasi antara Turki dan Ukraina harus diperluas lebih lanjut untuk meningkatkan kerja sama pariwisata.

Menurut pernyataan dari Ukraina, pertemuan diadakan pada hari Kamis di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Denys Shmyhal tentang peningkatan kerjasama bilateral. Menteri Kebudayaan dan Kebijakan Informasi Oleksandr Tkachenko, Wakil Menteri Kesehatan Viktor Liashko dan Duta Besar Ukraina untuk Turki Andrii Sybiha juga hadir dalam pertemuan tersebut.

“Warga Ukraina masuk dalam daftar turis paling banyak di Turki, dan geografi liburan mereka terus berkembang. Oleh karena itu, kami harus mempertimbangkan kemungkinan memperluas koneksi, khususnya mengatur penerbangan tambahan ke rute populer untuk akhir pekan, serta membuka komunikasi dengan kota-kota baru,” kata Shmyhal dalam pertemuan tersebut.

Menurut pernyataan itu, perdana menteri juga menginstruksikan instansi terkait untuk bekerja meningkatkan penerbangan reguler dan charter antara kedua negara.

Dia menambahkan bahwa sistem harus disederhanakan bagi warga Turki yang divaksinasi untuk mengunjungi Ukraina.

Shmyhal mengatakan bahwa “perlu mempertimbangkan kemungkinan mengembangkan tujuan sanatorium yang akan menarik untuk perjalanan keluarga bagi warga Turki.”

Perjalanan tidak boleh terbatas pada kota-kota besar, tambahnya.

Duta Besar Sybiha mengatakan bahwa dalam hal ini turis Turki mungkin tertarik pada kota-kota Ukraina seperti Kamyanets-Podilsky dan Khotyn.

Ukraina juga menjadi salah satu pasar terpenting karena sekitar 998.000 warga Ukraina tiba di Turki sepanjang tahun 2020.

Awal bulan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy juga meminta warganya untuk pergi berlibur ke Turki sebagai tanda dukungan setelah Rusia menangguhkan sebagian besar perjalanan udara dengan alasan meningkatnya infeksi virus corona.

Rusia mengatakan akan membatasi sebagian besar penerbangan charter dan reguler ke dan dari Turki dari 15 April hingga 1 Juni dalam sebuah langkah yang dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan politik atas dukungan Ankara untuk Ukraina.

Baca juga  Turki masih negosiasi rudal Patriot AS, minta transfer teknologi

Sumber: Daily Sabah

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: