Senin, Oktober 3, 2022
Teknologi

Drone Aksungur Turki kembali raih kesuksesan, hantam target dengan amunisi baru

Drone Aksungur Turki kembali raih kesuksesan, hantam target dengan amunisi baru - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Kendaraan udara tak berawak (UAV) berketinggian menengah dan tahan lama Turki telah berhasil mencapai target dengan amunisi baru yang diproduksi di dalam negeri, kata Kepala Badan Pertahanan tertinggi Turki, Minggu.

Aksungur mencapai target pada jarak 30 kilometer dengan KGK-SIHA-82 yang beratnya 340 kilogram (750 pon) dan ditembakkan oleh UAV untuk pertama kalinya, kata Ketua Direktur Industri Pertahanan (SSB), Ismail Demir di Twitter.

Menurut pernyataan produsen UAV, Turkish Aerospace Industries (TAI), uji tembak dilakukan di lepas pantai provinsi Laut Hitam, Sinop, dan pada ketinggian 20.000 kaki.

Jarak tembak akan ditingkatkan menjadi 45 kilometer dengan amunisi yang sama segera, kata TAI dalam sebuah pernyataan.

Beban berguna KGK-SIHA-82 telah dikembangkan oleh Institut Penelitian dan Pengembangan Industri Pertahanan (SAGE) TÜBITAK.

Dalam kesuksesan besarnya, September tahun lalu Aksungur berhasil berada di udara selama 28 jam membawa 12 MAM-L smart micro munitions (MAM).

MAM yang dikembangkan oleh kontraktor pertahanan terkemuka lainnya, Roketsan, adalah sistem berpemandu laser yang diproduksi untuk drone bersenjata, pesawat serang ringan, dan pesawat tempur. Rudal ini terutama muncul setelah video yang dilaporkan menunjukkan pihaknya menetralkan target musuh, termasuk tank, howitzer, dan sistem pertahanan udara buatan Rusia, selama operasi kontraterorisme Turki dan tindakan pembalasan terhadap rezim Bashar Assad di Suriah tahun lalu.

Aksungur dapat membawa hingga 750 kilogram muatan dan mampu melakukan operasi dengan daya tahan lama di ketinggian hingga 40.000 kaki.

Selama uji terbang ke-59 pada September tahun lalu, drone memecahkan rekor dengan tetap di udara selama 49 jam.

Aksungur juga membawa dan menguji coba bom MK-82 dengan perangkat panduan Teber yang beratnya sekitar 250 kilogram. Aksungur adalah drone pertama yang menggunakan Teber. Kit panduan Teber, juga dikembangkan oleh Roketsan, mengubah bom konvensional menjadi amunisi pintar yang presisi.

Baca juga  Trump: AS tidak akan jual jet F-35 ke Turki

Sumber: Daily Sabah

4.8 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: