- Advertisement -
Internasional

Dubes Denmark kepada lawan Erdogan: “Jika Anda terpilih, apakah Erdogan akan diadili?”

TURKINESIA.NET  – ANKARA. Jika terpilih sebagai Presiden, “Apakah Erdogan akan diadili?” Duta besar Denmark mengajukan pertanyaan kontroversial tersebut kepada Muharrem Ince, kandidat Presiden Turki dari Partai Rakyat Republik (CHP) warisan Mustafa Kemal pada pertemuan 22 Mei antara kandidat CHP dengan duta besar Uni Eropa dan pejabat di Istanbul.

Profesor Fahrettin Altun, koordinator umum Istanbul untuk Yayasan Penelitian Politik, Ekonomi dan Sosial (SETA), menulis pada Senin di kolom untuk harian Sabah bahwa benar pertanyaan tersebut diajukan oleh Dubes Denmark.

Altun yang juga seorang kolumnis Harian Sabah, menulis bahwa pertanyaan itu memang diajukan dalam pertemuan tersebut, meskipun dibantah oleh Ince dan banyak pejabat Uni Eropa lainnya. Sebuah sumber mengatakan kepada Altun bahwa duta besar Denmark yang mengajukan pertanyaan tersebut.

Pernyataan tersebut menuai pro-kontra, duta besar Denmark untuk Ankara dengan tegas membantah tuduhan tersebut pada hari Senin 29/05/2018.

Svend Olling mengatakan dalam tweet bahwa baik dia maupun peserta lain tidak menanyakan “pertanyaan semacam itu atau apa pun yang menyerupai itu.”

Secara terpisah, Olling juga mengatakan kepada Daily Sabah hari Senin bahwa “Saya tidak menanyakan pertanyaan ini atau pertanyaan yang serupa dengan itu.”

Menurut Altun, opini publik bereaksi negatif terhadap pertanyaan itu dan mempertanyakan mengapa Ince tidak menempatkan duta besar di tempatnya.

Ince bertemu dengan pejabat UE saat makan malam berbuka puasa yang dihadiri oleh sejumlah duta besar. Pertemuan itu ditutup untuk pers dan tidak diumumkan sebelumnya oleh setiap negara peserta kedutaan atau delegasi Uni Eropa di Turki.

Dalam wawancara televisi Kamis malam pada penyiar CNN Türk, Ince mengklaim: “Saya ditanya apakah saya akan membuat Erdoğan diadili atau tidak. Tidak, saya tidak akan. Saya tidak punya otoritas seperti itu.”

Baca juga  Erdogan:  Yunani dukung Haftar untuk provokasi Turki

Setelah komentarnya, seorang wartawan bertanya apakah para duta besar mengajukan pertanyaan ini dan Ince mengatakan “tidak.” Namun dia kemudian menambahkan bahwa: “Ya, mereka menanyakannya juga.”

Kemudian pada hari Jumat, Ince mengatakan dalam tweet bahwa pertanyaan itu tidak ditanyakan dalam pertemuan dengan duta besar Uni Eropa dan dia tidak mengatakan bahwa pertanyaan itu diajukan.

Ince mencalonkan diri sebagai calon presiden dalam pemilihan presiden dan parlemen pada 24 Juni mendatang. Para kontestannya adalah Presiden Erdogan, yang juga memimpin Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa (Partai AK), kandidat Partai Demokrat Rakyat (HDP) Selahattin Demirtaş, Ketua Partai Felicity (SP) Temel Karamollaoğlu, Ketua Partai Baik (IP) Meral Akşener dan Ketua Partai Patriotik (VP), Doğu Perinçek. [Daily Sabah]

 

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: