- Advertisement -
Internasional

Erdogan: Turki satu-satunya negara yang berada di Suriah untuk tujuan kemanusiaan

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki tidak berniat menduduki Suriah, “tanah air kami seluas 780.000 kilometer persegi sudah cukup bagi kami,” kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Kamis [24/01].

“Saya mengatakan ini dengan jelas, Turki adalah satu-satunya negara di Suriah dengan tujuan kemanusiaan,” katanya dalam pidatonya di Akademi Militer Turki di Ankara.

Erdogan sekali lagi menekankan pentingnya Perjanjian Adana yang juga dibahas selama pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Rabu [23/01].

Perjanjian sejak 1998 ditandatangani antara Ankara dan Damaskus ketika kedua negara berada di ambang perang karena dukungan rezim Suriah kepada kelompok teroris PKK.

Setelah perjanjian itu, Damaskus menuntut Abdullah Öcalan dan para pemimpin PKK lainnya untuk meninggalkan negara itu, yang berakhir dengan penangkapan Öcalan di Kenya pada 1999 dan transfer ke Turki untuk diadili. Öcalan saat ini menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Kesepakatan itu, yang mencakup komitmen Suriah untuk tidak mengizinkan kegiatan teror yang menargetkan Turki, juga memasukkan artikel tentang kerja sama dalam perang melawan terorisme dan membentuk komite pemantauan. [Daily Sabah]

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: