Minggu, September 25, 2022
Indonesia-Turki

Hubungan Indonesia-Turki

Hubungan Indonesia-Turki - Turkinesia

TURKINESIA.NET – JAKARTA. Meskipun terpaut jarak geografis, ada hubungan komersial, diplomatik dan militer antara Turki dan Indonesia yang menilik kembali hubungan awal masa kerajaan/kesultanan di Aceh. Hubungan ini bermula di abad ke-16 dan 19. Catatan resmi dalam Mühimme Records yang dikeluarkan oleh Divan-i Humayun (Pemerintah Ottoman) menyatakan kedatangan utusan Aceh ke Istanbul dan permintaan bantuan militer dari Turki serta persiapan kampanye militer ke Sumatera untuk mendukung Aceh dalam melawan penjajah pada tahun 1567. Adapun hubungan di abad ke-19, sumber-sumber Turki berfokus pada kedatangan delegasi Aceh ke Istanbul pada tahun 1851-1873. Mereka berasal dari berbagai kantor pemerintah, dan tujuan utama mereka adalah terkait dengan pembaharuan kompromi kesetiaan abad ke-16 dan permintaan perlindungan Aceh dari Kekaisaran Ottoman. Kehadiran orang-orang Turki di wilayah itu juga telah dicatat oleh pengembara Muslim Afrika Utara yang terkenal, Ibni Battuta (wafat 1369), yang mengunjungi Kesultanan Samudra-Pasai di Sumatera utara dalam perjalanannya ke Cina pada tahun 1345-1346. Ia menyebutkan bahwa tradisi negara kesultanan ini mirip dengan tradisi Kesultanan Turki Delhi di India. Dia juga bercerita tentang kisah seorang ratu yang berbicara bahasa Turki dengan dirinya sendiri di sebuah pulau bernama Tawalisi. Namanya diberikan dengan kata Turki sebagai Urduja.

Saat ini, hubungan antara Indonesia dan Turki sangat baik, dan jauh lebih kuat. Ini terbukti dengan adanya pertemuan rutin dan kontak antara para pemimpin, menteri dan pejabat pemerintah, politisi, akademisi dan mahasiswa, serta para pelaku bisnis yang cukup intensif. Kedua negara telah menegaskan kembali keinginan kuat untuk unggul dalam hubungan bilateral melalui kerja sama praktis yang berkelanjutan dalam bidang yang lebih luas dan membangun kemitraan berwawasan ke depan. Kedua negara juga berjanji untuk memperdalam hubungan ekonomi dan membangun sinergi antara ekonomi baik negeri maupun swasta. Kontak antara rakyat kedua negara juga semakin intensif. Jumlah orang yang datang dan berkunjung dari dan ke kedua negara telah meningkat.

Baca juga  Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel dorong parlemen tingkatkan kerja sama Indonesia dengan Turki

Hingga saat ini, Indonesia dan Turki telah menandatangani sejumlah perjanjian atau perjanjian bilateral, diantaranya:

  1. Perjanjian Perdagangan (14 September 1958)
  2.   Perjanjian Budaya (18 Agustus 1973)
  3.  MoU Kerjasama dalam Jasa Konstruksi (12 Maret 1982)
  4. Perjanjian Kerjasama Ekonomi dan Teknis (18 Desember 1982)
  5. Risalah yang Disetujui dari Sesi Pertama Komisi Gabungan untuk Kerjasama Ekonomi dan Teknis (15 Januari 1985)
  6. Risalah yang Disetujui dari Sesi Kedua Komisi Bersama untuk Kerjasama Ekonomi dan Teknis (27 Januari 1988)
  7. Air Transport Agreement relating to Scheduled Air Transport (18 February 1993)
  8. MoU between Turkish Association of Chambers of Commerce and Stock Exchange (TOBB) and Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN) (18 February 1993)
  9. Agreement on the Establishment of Business Council (12 January 1995)
  10. MoU and Protocol on Agricultural Cooperation (30 May 1995)
  11. Agreement on Double Taxation Avoidance (25 February 1997)
  12. Agreed Minutes of the Fifth Session of the Joint Commission for Economic and Technical Cooperation (17 June 2005)
  13. Agreement on Investment (25 February 1997)
  14.  MoU between Batam Industrial Development Authority of the Republic of Indonesia and the Aegean Free Zone Development and Operating Company in Turkey (17 June 2005)
  15.  Protocol on the Joint Issuance of Stamps (17 June 2005)
  16.  MoU on Cooperation in Tourism (6 October 1993)
  17.  MoU between the Agency for the Assessment and Application of Technology (BPPT) of the Republic of Indonesia and the Scientific and Technical Research Council of Turkey on Scientific and Technological Cooperation (17 June 2005)
  18. MoU between the National Standardization Agency of the Republic of Indonesia and the Turkish Standards Institution on Technical Cooperation (17 June 2005)
  19. Protocol of Cooperation between the National Agency for Export Development (NAFED) of the Republic of Indonesia and Export Promotion Center of Turkey (IGEME) (17 June 2005)
  20. Agreed Minutes of the Joint Commission for Economic and Technical Cooperation (13 October 2006)
(Sumber: KBRI Ankara)
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: