- Advertisement -
Lifestyle

Ibu Negara Turki perkenalkan ‘Proyek Zero Waste’ di PBB

TURKINESIA.NET – New York. Ibu negara Turki Emine Erdogan mempresentasikan Proyek Zero Waste nasional pada panel diskusi tentang daur ulang di sela-sela sidang Majelis Umum PBB ke-74, Rabu [25/09].

Emine Erdogan mengatakan kehidupan yang berkelanjutan dapat terjadi dengan perlindungan tanah, air, iklim, dan keanekaragaman hayati.

Dia mencatat bahwa masalahnya tidak hanya mempengaruhi generasi sekarang tetapi juga generasi mendatang.

“Plastik sudah menjadi bagian dari air yang kita minum, udara yang kita hirup,” ujar Emine, merujuk pada studi terbaru yang dilakukan di Colorado dan Prancis.

Menurut dia, sampah plastik terbelah menjadi bagian mikro selama perjalanannya di dalam air karena air laut yang asin dan ombak yang deras.

“Bahkan, sampah plastik bisa ditemukan di pantai-pantai yang jauh dari pemukiman manusia,” ujar Emine

Ibu Negara Turki juga mengatakan bahwa berdasarkan penemuan, mikro-plastik dapat melakukan perjalanan 100 kilometer di udara bersama angin, jauh melampaui polusi perkotaan.

“Apa yang kita sebut krisis lingkungan pada akhirnya adalah harga yang harus dibayar atas gaya hidup kita, cara produksi kita, esensi dari tatanan dunia ini berdasarkan konsumsi,” ungkap dia.

Pada 2017, kata Emine, untuk mengatasi dampak dari konsekuensi ini, Turki meluncurkan gerakan tanpa limbah atau “Zero Waste”.

[adinserter block=”1″]

Dia memuji upaya Kementerian Lingkungan dan Perencanaan Kota Turki karena gerakan tanpa limbah itu telah menyebar dengan cepat ke seluruh negeri.

“Terutama di sekolah, kegiatan yang memungkinkan anak-anak untuk mendapatkan kesadaran lingkungan telah berhasil dilaksanakan,” tambah Emine.

Ibu Negara Turki berpendapat bahwa semua perbatasan antara negara-negara harus dicabut untuk mengatasi krisis lingkungan dan mengatakan bahwa Turki terbuka untuk semua jenis kerja sama guna membangun masa depan yang layak huni bagi anak-anak di dunia.

Baca juga  Artikel tradisi kebersihan Turki di Forbes tuai pujian

“Saya merasa terdesak untuk menyiapkan konvensi internasional baru tentang sampah laut dan mikro-plastik. Sudah waktunya untuk memikirkannya. Tidak hanya berbicara dan menyiapkan laporan, tetapi mengambil tindakan,” pungkas dia.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: