Tuesday, March 5, 2024
Internasional

Info hoax dan anti-vaksin meningkat di Turki, Kemenkes bertindak

TURKINESIA.NET – ANKARA. Kementerian Kesehatan Turki telah mengambil tindakan atas meningkatnya sentimen anti-vaksinasi di kalangan orang tua dalam beberapa tahun terakhir yang dapat menjadi kecenderungan yang berbahaya di tengah masyarakat.

Jumlah keluarga yang menolak vaksinasi anak-anak mereka tahun lalu meningkat menjadi 23.000, dari sebelumnya pada tahun 2016 hanya berjumlah 11.000.

Awal tahun ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyuarakan keprihatinan tentang meningkatnya gerakan anti-vaksinasi di Turki.

WHO mengatakan telah melihat peningkatan jumlah kelompok yang “menyesatkan” publik tentang dampak vaksin. Hal tersebut menyebabkan WHO khawatir bahwa kecenderungan tersebut dapat mengguncang kepercayaan masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi.

Kementerian Kesehatan negara telah menyiapkan situs web khusus asi.saglik.gov.tr untuk memberi tahu masyarakat tentang vaksin dan untuk melawan info-info palsu.

Di situs web, kementerian mengatakan vaksinasi merupakan layanan kesehatan masyarakat yang paling efektif dan terjangkau.

Pernyataan tersebut memperingatkan bahwa jika vaksinasi terhalangi, maka hingga 14.000 anak dapat kehilangan nyawa mereka setiap tahun karena penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. Kementerian tersebut juga mengatakan orangtua dapat memberikan vaksin terhadap anak mereka di klinik kesehatan umum secara gratis

atas 13 jenis penyakit, termasuk gondok, difteri, batuk dagu, polio, meningitis dan campak Jerman.

Kementerian juga meyakinkan masyarakat bahwa vaksin tidak mengandung unsur babi.

Situs web ini juga menyediakan fakta lembar pemeriksaan tentang vaksin. Lembaran-lembaran tersebut mengatakan bahwa informasi tengang vaksin menyebabkan Alzheimer atau autisme atau vaksin mengandung unsur berbahaya merupakan rumor.

Pada bulan Desember tahun lalu, Departemen Kesehatan mengeluarkan pernyataan dan meyakinkan bahwa vaksin yang digunakan di Turki “sangat aman” dan telah menjalani “pemeriksaan sangat ketat” [HDN]

 

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d