- Advertisement -
Internasional

Keamanan Turki bekuk dua pelaku penembakan Kedubes AS di Ankara

TURKINESIA.NET – ANKARA. Dua tersangka penembakan terhadap kedutaan AS di ibukota Ankara telah diringkus oleh pihak keamanan Turki Senin (20/08). Pemerintah Turki mengklaim penembakan tersebut sebagai suatu “provokasi yang nyata.”

Menurut keterangan Kantor Gubernur Ankara, para tersangka bernama Ahmet Çelikten dan Osman Gündaş. Bersama para tersangka, barang bukti berupa pistol 9mm dan kendaraan yang digunakan dalam insiden penembakan juga disita.

Çelikten dan Gündaş telah mengakui keterlibatan mereka dalam serangan itu, kata kantor tersebut.

Çelikten, pria kelahiran tahun 1979, dicari karena melarikan diri dari penjara. Dia juga memiliki catatan kriminal karena pemukulan. Tersangka lain, Gündaş, lahir pada tahun 1980, memiliki beberapa catatan kriminal seperti pemukulan, obat-obatan dan pencurian mobil.

Pemeriksaan yudisial atas insiden itu masih terus berlangsung; kontak para tersangka dan semua aspek insiden penembakan sedang diselidiki, kata pernyataan resmi.

Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Turki berterima kasih kepada polisi dan pemerintah Turki atas upayanya dalam menangkap para tersangka.

“Kami berterima kasih kepada Polisi Nasional Turki dan Pemerintah Turki atas tindakan cepat dan profesional mereka dalam menangkap dua individu yang diduga menyerang tugas kami pagi ini. Kami menghargai dukungan dan perlindungan mereka,” kata Kantor AS di Turki melalui Twitter.

Serangan tersebut terjadi pada pukul 5.30 pagi waktu setempat (0230 GMT). Enam tembakan ditembakkan dari sebuah kendaraan putih di pintu masuk utama Kedutaan Besar AS.

Kantor Gubernur mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tiga peluru menghantam pintu besi dan panel kaca dari kabin keamanan.

“Kami mengutuk serangan terhadap kedutaan AS. Ini jelas merupakan upaya untuk menciptakan kekacauan. Turki adalah negara yang aman dan semua misi asing berada di bawah perlindungan hukum,” kata juru bicara kepresidenan İbrahim Kalın dalam sebuah tweet.

Baca juga  Hongaria desak UE gelontorkan dana ke Turki

“Serangan bersenjata terhadap kedutaan AS merupakan provokasi yang jelas. Kedutaan besar berada di bawah perlindungan negara kami,” kata juru bicara Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) Ömer Çelik.

Sebuah pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh Juru Bicara Departemen Luar Negeri Hami Aksoy juga mengutuk serangan terhadap Kedutaan Besar AS dan menginformasikan tentang peningkatan langkah-langkah keamanan untuk Kedutaan Besar di Ankara dan misi diplomatik AS lainnya di seluruh negeri.

Insiden itu terjadi saat hubungan antara Ankara dan Washington berada dalam krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya mengenai penahanan lanjutan Pastor Andrew Brunson.

Pemerintah AS telah menerapkan sanksi dan bersumpah untuk berbuat lebih banyak terhadap Turki dalam kasus pendeta jika tidak akan segera dibebaskan.

Kedutaan AS di Ankara dan konsulat di Istanbul telah menjadi sasaran serangan oleh militan dan menghadapi sejumlah ancaman keamanan sebelumnya. [Hurriyet Daily News]

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: