- Advertisement -
Kisah

Kisah perjuangan panjang Presiden Erdogan membangun Masjid Taksim

perjuangan panjang Presiden Erdogan membangun Masjid Taksimperjuangan panjang Presiden Erdogan membangun Masjid Taksim

TURKINESIA.NET – KISAH. Perjuangan panjang Presiden Erdogan membangun Masjid Taksim. “Suatu saat, saya akan bangun masjid di sana,” ucap Presiden Erdogan 28 tahun lalu saat masih menjabat sebagai wali kota Istanbul.

Masjid ini merupakan impian panjang Presiden Erdogan sejak ia menjabat sebagai wali kota Istanbul. Upaya Presiden Erdogan membangun masjid Taksim tidak mudah, mendapat penentangan luar biasa dari pihak sekuler dengan berbagai alasan.

Taksim ini sudah menjadi simbol identitas dan spot paling sekuler di kota metropolitan Istanbul. Kaum sekuler mungkin merasa akan kepanasan telinganya mendengar gema kumandang azan tepat di tengah-tengah mereka.

Namun dengan izin Allah, tahun 2021 Masjid Taksim diresmikan. Besok, tepat satu tahun peresmian masjid tersebut. Jika tahun 2020 Presiden Erdogan memberi hadiah kembalinya Hagia Sophia sebagai masjid, maka pada tahun 2021 beliau memberi hadiah “Masjid Taksim” bagi kaum Muslimin, khususnya Turki.

29 Mei merupakan tanggal penaklukan konstantinopel oleh Sultan Muhammad Al-Fatih rahimahullah. Tanggal ini dipilih oleh Presiden Erdogan untuk meresmikan Masjid Taksim yang dibangun di atas wilayah dimana pasukan Alfatih menarik perahu melewati pegunungan. Seolah beliau ingin mengatakan kepada Sultan, I’m at your service, “saya siap melayani Anda, saya sedang meneruskan perjuangan dan cita-cita Anda”

Satu lagi janjinya terpenuhi setelah sebelumnya mencabut larangan jilbab, mengembalikan status Hagia Sophia sebagai masjid, membangun madrasah dan masjid di mana-mana, memuliakan keturunan keluarga besar Dinasti Utsmani, melindungi jutaan pengungsi, Dsb.

28 tahun perjalanan Masjid Taksim, prosesnya amat lama, namun Erdogan adalah “man at his word.” Semua tindakannya butuh proses, jika tidak, maka akan berakhir seperti Adnan Menderes dan Necmettin Erbakan, melalui makar dan kudeta.

Baca juga  Cerita Tete de Turc : Hancurnya “kepala Eropa” dengan sekali tinju Turki

Semoga Allah merahmati Sultan Muhammad Al-Fatih dan para syuhada. Semoga Allah menjaga Presiden Erdogan dan orang-orang berjuang bersamanya mengembalikan izzah Islam.

***

Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 2.482 meter persegi. Dirancang oleh dua arsitek Turki dengan gaya art deco, masjid ini akan mampu menampung sekitar 1.000 orang untuk sholat (menurut sumber lain 1500). Masjid bertingkat tiga ini akan memiliki tempat parkir bawah tanah serta sebuah ruang konferensi dan pameran. Masjid yang sekaligus menjadi pusat budaya Islam ini diberi nama Taksim Cumhuriyet Camisi (Masjid Taksim Republik).

“Sebagai seseorang yang menghabiskan hidupnya di Taksim, saya selalu merasakan kurangnya sebuah masjid di sini,” Ahmet Misbah Demircan, walikota distrik Beyoglu dan sekitarnya. “Saya tahu bahwa semua Muslim yang tinggal di atau datang ke Beyoglu juga marasakan hal ini.” Ahmet menambahkan.

Sejak tahun 1960, rencana pembangunan masjid yang lebih luas di kawasan yang terkenal sebagai pusat sekulerisme di kota Istanbul ini telah menuai pro dan kontra. Tahun 1983, sebuah pengadilan tinggi menolak rencana pembangunan tersebut, sehingga sampai sekarang masyarakat setempat maupun pengunjung terpaksa untuk shalat di dua masjid kecil yang tidak sesuai kapasitas.

Taksim Square merupakan jantung kota Istanbul di sisi Eropa, suatu wilayah yang paling padat dan sibuk. Setiap hari, jutaan orang melalui tempat ini untuk hiburan, berwisata maupun berbelanja. Selama 10 tahun, tidak ada masjid yang dibangun di tempat ini.

Masjid yang lebih besar di tempat ini merupakan kebutuhan mendesak. Namun kelompok sekuler menilai  proyek tersebut sebagai upaya untuk memberi lebih banyak identitas religius di lapangan yang mencakup monumen Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Republik Turki sekuler modern. Mereka menuduh Erdogan berusaha mencabut “warisan Ataturk”. Taksim dan Gezi Park merupakan ruang hijau terbuka di Istanbul yang dibangun pasca jatuhnya imperium Utsmaniah. Wilayah ini telah lama menjadi simbol sekuler Republik Turki.

Baca juga  Atatürk Cultural Center, pusat seni dan budaya Turki

 

 

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Kisah perjuangan panjang Presiden Erdogan membangun Masjid Taksim […]

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: