- Advertisement -
Bilateral

Kunjungan Tebboune ke Ankara, hubungan bilateral Turki dan Aljazair semakin meningkat

Kunjungan Tebboune ke Ankara, hubungan bilateral Turki dan Aljazair semakin meningkatKunjungan Tebboune ke Ankara, hubungan bilateral Turki dan Aljazair semakin meningkat

TURKINESIA.NET – ANKARA. Hubungan bilateral Turki dan Aljazair semakin meningkat setelah penandatanganan beberapa perjanjian baru.

Hubungan bilateral Turki dan Aljazair semakin berkembang dengan diperkuatnya kerja sama, terutama terfokus pada industri pertahanan.

Kesepakatan itu terjadi setelah Presiden Recep Tayyip Erdoğan menyambut Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune di ibu kota Ankara.

Kunjungan tiga hari resmi Tebboune, yang dimulai pada hari Minggu, menandai perjalanan pertamanya ke Turki sejak berkuasa pada 2019.

Setelah pembicaraan empat mata dan pertemuan antara delegasi, Erdogan dan Tebboune memantau penandatanganan perjanjian bilateral di berbagai bidang, mulai dari pertambangan dan lingkungan, pendidikan hingga budaya.

Kedua pemimpin membahas cara dan sarana untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral dan isu-isu internasional yang menjadi kepentingan bersama.

Pariwisata, pertanian, dan keamanan adalah bidang penting lainnya yang dibicarakan kedua negara tentang kerja sama yang lebih kuat, kata Erdogan.

Erdogan mengatakan bahwa mereka telah melakukan pembicaraan yang komprehensif.

Erdogan mengatakan bahwa hubungan ekonomi dan komersial kedua negara tumbuh lebih kuat setiap hari.

Terlepas dari pandemi COVID-19, volume perdagangan bilateral naik 35% menjadi $4,2 miliar (TL 65,3 miliar), kata Erdogan pada konferensi pers.

Dia mengatakan tujuan untuk omset perdagangan bilateral, yang sebelumnya ditetapkan sebesar $5 miliar, telah direvisi menjadi $10 miliar.

“Sebagai dua negara yang berperan penting dalam menjamin perdamaian dan stabilitas di benua Afrika, kami bertekad untuk memperkuat kerja sama industri pertahanan,” ujarnya.

Dia mengatakan banyak perusahaan pertahanan Turki sedang dalam pembicaraan dengan Aljazair, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sementara itu, Tebboune mengatakan dirinya dan Erdogan memiliki kesempatan untuk meningkatkan hubungan yang mengakar di berbagai bidang.

Dia menekankan bahwa dirinya yakin volume investasi dengan Turki akan meningkat menjadi $10 miliar atau lebih.

Baca juga  Selama 51 hari, harga BBM di Turki berubah 36 kali

Dia juga mengatakan bahwa Aljazair “mempertimbangkan untuk mengambil langkah-langkah penting (dengan Turki), terutama di industri sipil, militer, dan angkatan laut.”

“Kami mengadakan pertemuan yang komprehensif dan bermanfaat dengan Tuan Erdoğan,” kata Tebboune.

Ia mengungkapkan kesenangannya mengunjungi Ankara dengan mengatakan bahwa kedua pemimpin dapat membawa kedua negara saudara ke tempat yang jauh lebih baik.

Selain hubungan bilateral, Tebboune mengatakan mereka juga membahas perkembangan regional, termasuk Libya dan Palestina.

Perjalanan Tebboune ke Turki menandai kunjungan presiden pertama dalam 17 tahun sejak kunjungan pada 2005 oleh mendiang Abdelaziz Bouteflika.

Pada tahun 2006, kedua negara menandatangani perjanjian persahabatan dan kerjasama untuk meningkatkan hubungan.

Turki membuka kedutaan besarnya di Aljazair pada tahun 1963, setahun setelah negara Afrika Utara itu mendeklarasikan kemerdekaannya.

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: