- Advertisement -
Internasional

“Manusia selalu menjadi fokus utama Turki, bukan minyak atau lahan”

Turkinesia.net – Ulaanbaatar. Turki tidak tertarik pada minyak, mineral, gas alam, atau wilayah negara lain, karena fokus utamanya selalu “manusia,” kata Perdana Menteri Turki pada kunjungan kenegaraan ke Mongolia, Jumat (06/04/2018).

“Ketika Anda melihat negara-negara yang datang ke Timur Tengah, Anda melihat minyak di mata mereka. Di Afrika, Anda melihat berlian, mineral, gas alam, [tetapi] sayangnya Anda tidak dapat melihat manusia,” kata Yildirim di Akademi  Administrasi Nasional Negara Mongolia, di mana ia menerima gelar doktor kehormatan.

Menunjuk ke hubungan yang mengakar kuat antara Mongolia dan Turki, Yıldırım mengatakan meskipun hubungan diplomatik resmi sudah ada sejak 50 tahun lalu, kedua negara berbagi sejarah yang jauh lebih panjang.

Orang Turki awalnya bermigrasi dari Asia ke Barat, dan budaya dan bahasa kedua negara sangat dekat satu sama lain, katanya.

“Kami, sebagai pejabat Turki dan Mongolia, melakukan upaya besar untuk membawa kemitraan sejarah kami yang mengakar hingga hari ini,” kata Yıldırım, menyuarakan keinginannya untuk lebih meningkatkan hubungan bilateral, ekonomi, dan budaya.

Yıldırım juga menghadiri upacara peresmian untuk proyek-proyek yang dilaksanakan oleh Badan Koordinasi dan Kerjasama Turki (TIKA) di negara tersebut.

Pada hari pertama dari kunjungan dua hari, Yildırım bertemu dengan Presiden Mongolia Khaltmaa Battulga, Perdana Menteri Khurelsukh Ukhnaa, dan Ketua Parlemen Mieygombo Enkhbold.

Selama pertemuannya dengan Ukhnaa, Yıldırım berkata: “Kami senang Anda melihat Turki sebagai tetangga ketiga dalam kebijakan luar negeri Anda. Tahun depan kita akan merayakan 50 tahun hubungan diplomatik. Kami menganggap tahun ke-50 ini merupakan peluang penting bagi pengembangan hubungan antara kedua negara.”

Turki dan Mongolia menandatangani tujuh perjanjian di berbagai bidang seperti pertanian, transportasi dan teknologi komunikasi, manajemen bencana, dan migrasi.

Baca juga  Turki anggap alasan AS tunda penarikan pasukan konyol, tetap akan serang teroris YPG

Yıldırım didampingi oleh Wakil Perdana Menteri Hakan Cavusoglu, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Numan Kurtulmus, dan Menteri Transportasi, Urusan Maritim dan Komunikasi Ahmet Arslan. [Yeni Safak]

 

 

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: