- Advertisement -
Internasional

Pasukan perdamaian Indonesia rayakan kemerdekaan di Turki

TURKINESIA.NET – ANKARA. Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Turki merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 pada hari Sabtu.

Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang ditugaskan di Lebanon adalah tamu istimewa di sebuah acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Ankara.

“Perayaan tahun ini sangat istimewa,” kata Duta Besar Indonesia Lalu Muhammad Iqbal. “Hari ini, kami bergabung dengan pasukan penjaga perdamaian Indonesia kami yang ditempatkan di Libanon untuk merayakan hari kemerdekaan.”

Setidaknya 400 tentara Indonesia menjadi bagian dari Pasukan Sementara PBB di Libanon guna memastikan penarikan Israel dari Libanon.

Seorang pejabat kedutaan Indonesia mengatakan bahwa personel pasukan penjaga perdamaian PBB itu dikerahkan bersama dengan sebuah kapal angkatan laut di Beirut. “Kota Mersin di Turki adalah tempat terdekat bagi mereka dalam hal logistik dan dukungan lainnya,” katanya.

Indonesia mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1945 dari kolonialisme Jepang dan Belanda. Tema perayaan tahun ini adalah “memajukan Sumber Daya Manusia, memajukan Indonesia”.

“Indonesia yang hebat hanya dapat dicapai dengan sumber daya manusia yang hebat dan akan menjadi fokus kami selama lima tahun ke depan untuk meningkatkan dan membangun kapasitas sumber daya manusia kami,” kata Duta Besar Indonesia.

[adinserter block=”1″]

Hiburan band dan artis 

Seorang pelajar Indonesia Adib Lutfi yang melakukan perjalanan semalam dari Istanbul mengatakan dia senang menjadi bagian dari perayaan di Kedutaan Besar Indonesia di Ankara, karena dia berada ribuan mil jauhnya dari rumahnya di Indonesia.

“Berada di Turki adalah kesempatan bagi siswa Indonesia untuk mengembangkan kapasitas dan keterampilan sehingga kami dapat bermanfaat bagi masyarakat kami ketika kami kembali ke negara kami,” kata Lutfi.

Baca juga  620 polisi Suriah dilatih Turki mulai bertugas di Afrin

Angel, pelajar Indonesia lainnya yang hanya menggunakan nama depannya, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa dia datang ke Turki pada Oktober tahun lalu.

“Kami jauh dari rumah tetapi kami memiliki banyak teman Indonesia di sini,” katanya.

[adinserter block=”1″]

Apresiasi bagi Pengusaha Turki

Di acara perayaan itu pula, pengusaha Turki Tahir Nursacan ditunjuk sebagai konsul jenderal kehormatan di provinsi Kayseri.

“Kami senang bahwa mulai sekarang kami akan memiliki seseorang di Kayseri untuk membantu kami mengembangkan hubungan bilateral lebih lanjut antara Indonesia dan Turki dalam semua aspek,” katanya.

Nursacan berkata: “Tujuan kami adalah untuk melanjutkan kegiatan perdagangan, pertanian, dan budaya dengan cara yang kuat. Fokus saya adalah perdagangan dan pendidikan.”

Duta Besar Indonesia di Turki Lalu M. Iqbal mengatakan bahwa negaranya adalah rumah bagi hampir 275 juta orang, sedangkan Turki adalah 80 juta orang. “Total populasi kedua negara ini lebih dari 300 juta, tetapi tingkat perdagangan bilateral kami hanya USD1,6 miliar,” katanya.

“Itulah sebabnya, telah ditetapkan oleh para pemimpin kami [untuk mencapai USD10 miliar perdagangan bilateral],” tambahnya.

Iqbal mengatakan bahwa prioritas kedua negara adalah untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan antara kedua negara dalam beberapa bulan mendatang.

[adinserter block=”1″]

“Kami berharap untuk melakukannya sebelum Presiden [Turki] Erdogan mengunjungi Indonesia awal tahun depan,” katanya.

Turki dan Indonesia akan menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) ketika Erdogan mengunjungi Jakarta awal tahun depan guna meningkatkan perdagangan bilateral menjadi USD10 miliar yang disepakati dalam pertemuan antara Erdogan dan mitranya dari Indonesia Joko Widodo di sela-sela KTT G20 di Jepang. pada bulan Juni.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: