- Advertisement -
Internasional

Pesepakbola Senegal Demba Ba senang merumput di Turki

TURKINESIA.NET – SALZBURG. Pesebakbola terkenal asal Senegal yang bermain di klub Turki, Medipol Basaksehir, Demba Ba, mengungkapkan bahwa Turki adalah negara yang sangat menjunjung kebebasan.

Bintang sepak bola yang pernah bermain di Chelsea itu mengatakan dirinya sangat senang bermain di Turki.

Klub Medipol Basaksehir tengah melangsungkan persiapan musim baru di kamp pramusim di Austria. Demba Ba menjawab pertanyaan Anadolu Agency dalam wawancara di kamp tersebut.

Demba Ba mengungkapkan orang-orang terkejut ketika mendengar dirinya ditransfer dari Chelsea ke Besiktas.

Menanggapi pertanyaan bagaimana dirinya ditransfer ke klub berlambang elang (Besiktas), Demba Ba menuturkan dirinya merupakan seorang Muslim dan dia sangat senang bermain, hidup dan melaksanakan ibadah secara rutin di negara Muslim (Turki).

Menurut dia, orang-orang di Turki bebas melakukan aktivitas keagamaan, yang mana dia dapat melaksanakan salat di masjid saat waktu salat tiba.

Pemain Muslim itu mengaku senang dapat beribadah dan berpuasa tanpa ada yang mengusiknya.

“Saya bisa beribadah, saya bisa berpuasa. Jika seorang wanita ingin menutup dirinya (berhijab), dia bisa melakukannya dengan bebas,” lanjut dia.

[adinserter name=”Block 1″]

Saya pikir, tutur Demba Ba, ini adalah kebebasan yang luar biasa dan belum tentu ada di setiap tempat di dunia.

Pemain sepak bola berusia 34 tahun itu menyaksikan umat Islam hidup dalam kesulitan di negara-negara tempat ia bermain sebelumnya.

Pemain asal Senegal itu mengaku tidak pernah mengalami kesulitan soal itu karena sikapnya yang sangat jelas.

“Semua orang yang mengenal saya pasti sangat mengetahui hal itu. Oleh karena itu tidak ada yang bisa menilai atau menyalahkan saya tentang hal tersebut,” terang dia.

Pemain bintang di klub Istanbul itu menyebut beberapa pesepakbola yang dikenalnya tak dapat berpuasa di bulan Ramadhan.

Baca juga  Dua jasad korban serangan bom di Sri Lanka dipulangkan ke Turki

Selain itu, perempuan di Prancis diejek atau dilecehkan secara verbal oleh orang-orang karena mengenakan hijab.

[adinserter name=”Block 1″]

Demikian juga, bila seorang pria yang bepergian dengan pakaian keagamaan di negara lain juga akan dilecehkan oleh orang-orang.

Demba Ba menegaskan bahwa dirinya di Turki tak mengalami satu pun masalah yang disampaikan di atas.

“Saya ulangi lagi, Turki merupakan tanah kebebasan.”

“Meski ada pemberitaan yang berbeda oleh media asing tentang Turki, saya merasakan langsung sendiri, saya melakukan pekerjaan saya di sini.”

Demba Ba mengungkapkan dengan jelas apa yang disampaikan oleh media asing tidak seperti realita yang ada di Turki.

Menurut pemain striker itu, komunitas Islam di dunia tidak bisa mengekspresikan diri mereka dengan baik.

“Negara-negara Barat ingin memperolok-olokkan kepercayaan ini, ada orang-orang yang tidak suka dengan kepercayaan Islam,” terang dia.

Tentu saja, negara-negara Barat ingin Islam dinonaktifkan sehingga mereka selalu menyerang negara-negara Muslim secara intensif, ungkap Demba Ba.

[adinserter name=”Block 1″]

Namun dia menganggap jika orang-orang Islam bersatu dan tidak bercerai-berai maka tidak ada kekuatan yang mampu menghancurkan mereka.

“Selama kita berpegang teguh pada kepercayaan kita, tidak ada negara barat atau pemikiran barat yang dapat menghancurkan kita,” jelas Demba Ba.

Pesepakbola itu mengaku dirinya merasa sangat damai bila berada di masjid di Istanbul. Sebab imam masjid di dekat tempat tinggalnya sangat jelas memberikan ceramah, melantuntkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan merdu dan tidak tergesa-gesa.

Sumber: Anadolu Agency/Pesepakbola Senegal Demba Ba senang merumput di Turki

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: