Friday, March 1, 2024
Internasional

Tanggapi ancaman Trump, Erdogan: Turki  akan berdiri dengan tegak!

TURKINESIA.NET – ANKARA. Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada Minggu (29/07) menanggapi dengan tegak. pernyataan ancaman dari Presiden AS Donald Trump untuk menjatuhkan sanksi atas Turki jika seorang pendeta yang didakwa sebagai mata-mata tidak dibebaskan.

Erdogan mengatakan bahwa Turki akan berdiri dengan tegak. “Kami tidak akan mengambil langkah mundur ketika menghadapi sanksi,” kata Erdogan. “Mereka seharusnya tidak lupa bahwa mereka akan kehilangan rekan yang tulus.”

Terkait pertikaian ini, persahabatan antara Amerika Serikat dan Turki berada di atas garis, kata Erdogan.

Brunson dipindahkan ke tahanan rumah Rabu setelah ditahan di Provinsi Aegean di Izmir sejak Desember 2016. Dia dituduh melakukan kegiatan mata-mata untuk kelompok teroris PKK dan Organisasi Teror Fetullah Gulen (FETO) yang dinyatakan oleh Turki sebagai dalang di balik upaya kudeta Juli 2016 yang berhasil digagalkan oleh rakyat.

Pengadilan Pidana Tinggi ke-2 Izmir menyebut faktor kesehatan Brunson merupakan penyebab dia dipindahkan ke tahanan rumah.

Pengadilan memutuskan untuk mengizinkan Brunson tinggal di rumahnya di Izmir, tetapi melarangnya untuk “meninggalkan tempat tinggal” dan juga melarangnya meninggalkan Turki.

Setelah keputusan tersebut, pendeta itu meninggalkan penjara dengan pengawalan polisi setelah menyelesaikan prosedur tertentu.

Langkah-langkah keamanan yang ketat telah diambil di kediaman Brunson.

Para diplomat telah bekerja untuk menyelesaikan perselisihan. Pada hari Sabtu, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo membahas status pendeta itu dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, kata Departemen Luar Negeri.

Yeni Safak

 

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d