Friday, March 1, 2024
Dunia Islam

Turki kecam usulan Perancis untuk menghapus ayat Al-Qur’an tertentu

Turkinesia.net – Ankara. Menteri Turki untuk Urusan Uni Eropa dan Kepala Negosiator Ömer Çelik mengecam manifesto Perancis yang menyerukan penghapusan ayat-ayat dari kitab suci Al-Quran.

Manifesto keji tersebut telah diterbitkan di harian Prancis Le Parisien pada 21 April dan ditandatangani oleh sekitar 300 intelektual dan politisi, termasuk mantan Presiden Nicolas Sarkozy dan mantan Perdana Menteri Manuel Vall.

“Tiga ratus intelektual dan politisi telah meminta penghapusan ayat-ayat Al-Qur’an tertentu berdasarkan klaim bahwa ayat-ayat tersebut menyebarkan kekerasan dan anti-Semitisme. Sarkozy ada di antara mereka. Ini adalah contoh paling mencolok dari kekerasan intelektual dan kebiadaban,” Çelik mengatakan dalam sebuah postingan yang dibagikan melalui akun Twitter resminya.

“Orang-orang ini telah menyatakan bahwa mereka merupakan sanak famili ideologis ISIS dengan permintaan barbar dan tidak bermoral ini. Mereka hanya bisa menjelaskan bahwa mereka adalah kerabat dekat ideologi ISIS dengan cara ini,” tambahnya.

“Ini adalah yang paling berbahaya; mereka yang menyembunyikan diri di belakang citra intelektual dan politik. Ini adalah mentalitas mereka yang disebut anti-kekerasan, tetapi sebenarnya mereka menyembah kefanatikan dan kekerasan,” kata Çelik.

Manifesto rasis yang penuh kebencian telah dipertaruhkan oleh kaum Muslim di Perancis dan di luar negeri. Manifesto tersebut secara keliru menyatakan bahwa Quran menghasut kekerasan dan menyatakan bahwa kekerasan ini adalah bagian dari “anti-Semitisme baru” yang dilakukan oleh Muslim Prancis.

“Siapa pun orang-orang ini dan apa pun yang telah mereka lakukan sampai sekarang, mereka akan ditulis pada awal sejarah kefanatikan,” kata Çelik.

“Barbarisme secara intelektual dan politik berpusat di dunia modern,” tambahnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d