Senin, Oktober 3, 2022
Indonesia-Turki

Yogyakarta International Airport tambah rute internasional, di antaranya ke Turki

Yogyakarta International Airport
Yogyakarta International Airport

Sejumlah penerbangan internasional akan dibuka di Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Rute baru mulai dari Malaysia, Singapura hingga Turki bakal dilayani bandara ini.

Pelaksana Tugas Sementara (Pts) General Manager YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan dalam beberapa waktu terakhir pihaknya intens berkomunikasi dengan sejumlah maskapai asing terkait pembukaan rute baru di YIA. Di antaranya Malaysia Arilines, Air Asia, Scoot Tiger, hingga Turkish Airlines.

Untuk Malaysia Airlines berencana membuka rute dari Kuala Lumpur ke YIA maupun sebaliknya. Sedangkan untuk Air Asia dan Scoot Tiger bakal memilih rute dari Singapura ke YIA dan sebaliknya.

“Terakhir kami juga sudah ketemu dengan Turkish Airlines. Ini juga akan membuka rute dari Turki menuju ke YIA. Ini mudah-mudahan dalam waktu dekat, kemarin sih targetnya Januari 2023 untuk Turkish. Tapi kalau yang Malaysia Air dan lain-lain di September ini sudah mulai,” ungkap Pandu saat dimintai konfirmasi oleh wartawan di Kulon Progo, Senin (22/8/2022).

Bersamaan dengan itu, maskapai lokal seperti Lion Air Grup juga berencana membuka 6 rute baru dari YIA ke sejumlah daerah seperti Pontianak dan Banjarmasin. Adapun pihak maskapai ini menghendaki rute pada malam hari.

Oleh karena itu, YIA akan menambah jam operasional dari yang sebelumnya hanya sampai pukul 18.00 WIB, diperpanjang jadi 21.00 WIB.

“Sehingga memang kami akhirnya akan membuka jam operasi lebih besar, di mana tadinya hanya sampai jam 18.00 WIB, kita akan membuka sampai 21.00 WIB, mulai awal September ini. Karena memang dari Lion Grup sudah mengajukan 6 rute baru untuk domestik, salah satunya ada Pontianak, Banjarmasin dan daerah-daerah lainnya yang kebetulan mereka memintanya penerbangan malam hari,” ucap Pandu.

Baca juga  Dosen HI UMM ceritakan istimewanya belajar di Turki

“Termasuk ke Jakarta juga mereka ada permintaan untuk rute di malam hari. Sehingga kalau kami siapkan jam operasinya tambah,” imbuhnya.

Soal jumlah penerbangan, Pandu menyebut bahwa dengan penambahan ini maka total pergerakan pesawat ke depan menjadi sekitar 70 an, dari semula 62 pergerakan.

“Kalau sekarang kan baru 62 pergerakan per hari, berarti kalau nanti ada tambahan bisa sampai 70. Mudah-mudahan ini trendnya meningkat terus seiring dengan iklim investasi di kita meningkat sehingga otomatis pergerakan orang dan barang akan meningkat,” ujarnya.

Sumber: detik

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: