Friday, May 24, 2024
Industri Pertahanan

Turki luncurkan PNS Tariq, korvet MILGEM Pakistan terakhir

korvet MILGEM Pakistan

PNS Tariq, korvet MILGEM keempat dan terakhir yang dibangun oleh Turki untuk Pakiskan diluncurkan pada hari Rabu dengan sebuah upacara di kota pelabuhan Karachi.

Kapal perang terakhir yang dirancang untuk Angkatan Laut Pakistan itu merupakan bagian dari proyek yang telah memperkuat hubungan pertahanan antara Ankara dan Islamabad.

“Di luar kebutuhannya sendiri, Turki juga membangun kapal untuk banyak negara maju di dunia,” kata Wakil Presiden Cevdet Yılmaz pada upacara tersebut.

“Berkat kapasitas yang telah kami kembangkan di bidang pertahanan, kami memiliki kemampuan untuk mengelola secara sukarela proses di mana kita terlibat, tanpa memerlukan persetujuan siapa pun,” tambahnya.

“Pembentukan perdamaian dan stabilitas global bergantung pada pembentukan keseimbangan yang adil dalam industri pertahanan,” kata Yılmaz.

Turki selalu siap untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan teknologinya dengan negara-negara sahabat di sektor industri pertahanan, katanya, seraya menambahkan, “Proyek bersama kami dengan Pakistan adalah contoh yang baik dari pendekatan ini.”

Proyek platform laut MILGEM (Kapal Nasional) adalah program kapal perang Turki yang bertujuan untuk mengembangkan korvet dan fregat multiguna yang dapat digunakan dalam berbagai misi, termasuk pengintaian, pengawasan, peringatan dini, perang anti-kapal selam, perang permukaan-ke-permukaan dan permukaan-ke-udara, dan operasi amfibi.

Pada Juli 2018, Angkatan Laut Pakistan menandatangani kontrak untuk akuisisi empat kapal kelas Ada dengan ASFAT, perusahaan pertahanan milik negara Turki. Dua korvet dibangun di Turki dan dua lainnya di Pakistan, dalam kesepakatan yang mencakup transfer teknologi.

Korvet pertama diluncurkan pada Agustus 2021, yang kedua pada Mei 2022, dan yang ketiga pada November 2022.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan proyek itu telah “memahkotai hubungan kita” dengan Pakistan.

Yılmaz menekankan keinginan Turki untuk terus bekerja sama dengan Pakistan di bidang industri pertahanan di berbagai bidang, termasuk helikopter dan pesawat terbang. Dia mengatakan implementasi proyek-proyek ini akan memperkuat dan mengkonsolidasikan persahabatan antara kedua negara.

Sementara itu, Sharif mengatakan Türkiye dan Pakistan menikmati hubungan yang “unik” dan “mendalam.” Ia menekankan bahwa ini adalah “waktu yang tepat” untuk meningkatkan kerja sama strategis dan menambah lebih banyak usaha patungan di bidang lain.

“Proyek usaha patungan hari ini adalah contoh lain dari komitmen kami untuk saling mendukung, memperkuat industri satu sama lain, memperdagangkan, dan meningkatkan kerja sama ekonomi kami,” tambah perdana menteri.

Korvet MILGEM menampilkan senjata permukaan, bawah permukaan, dan anti-udara canggih serta sensor efektif jarak jauh, terintegrasi melalui sistem manajemen tempur pusat jaringan yang canggih.

Fregat tempur anti-kapal selam rata-rata memiliki panjang 99 meter (325 kaki) dengan kapasitas perpindahan sekitar 24.000 ton dan dapat bergerak dengan kecepatan 29 mil laut.

Kapal perang generasi baru sulit dilacak karena penampang radar mereka yang rendah, dan selanjutnya akan meningkatkan kemampuan pertahanan Angkatan Laut Pakistan.

Turki adalah satu dari hanya 10 negara di dunia yang dapat merancang, membangun, dan memelihara kapal perang dengan memanfaatkan kemampuan domestiknya.

Proyek MILGEM dimulai pada tahun 2000 untuk merancang dan membangun armada korvet dan fregat serbaguna yang akan menggantikan kapal yang lebih tua.

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d