Senin, Agustus 8, 2022
Timur Tengah

KTT Turki-Iran-Rusia akan bahas perang Suriah dan Ukraina

Dubes Lalu Muhammad Iqbal: Hubungan bilateral Indonesia dan Turki tumbuh cepat - Turkinesia

TURKINESIA.NET,  ANKARA – KTT Turki-Iran-Rusia akan mengumpulkan pemimpin ketiga negara pada 19 Juli di Teheran untuk membahas keadaan di Suriah di tengah janji Ankara tentang operasi militer yang akan datang melawan teroris. Selain itu, pertemuan tersebut juga akan membahas perang Ukraina yang sedang berlangsung di tengah upaya untuk menciptakan koridor keamanan untuk ekspor gandum Ukraina ke pasar dunia.

Diselenggarakan oleh Iran, KTT Astana mempertemukan Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Ebrahim Raisi. Ini akan menjadi KTT trilateral ketujuh di tingkat presiden KTT Astana sejak didirikan pada tahun 2017. Pertemuan ini akan menjadi partisipasi pertama Raisi dalam KTT Astana.

“Perkembangan terakhir di Suriah, perang melawan organisasi teroris, khususnya PKK/YPG dan ISIS, yang menimbulkan ancaman bagi keamanan regional, upaya yang ditujukan untuk resolusi politik, situasi kemanusiaan dan pemulangan sukarela warga Suriah ke rumah mereka akan menjadi agenda KTT,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kepresidenan Turki pada 17 Juli.

KTT itu terjadi pada saat tentara Turki siap untuk meluncurkan serangan militer baru terhadap kehadiran YPG di provinsi Tal Rifat dan Manbij di Suriah utara.

Erdogan telah mengumumkan bahwa membersihkan daerah-daerah ini dari teroris sangat penting untuk keamanan perbatasan Turki, mengingat protokol yang ditandatangani Ankara dengan Moskow dan Washington pada 2019, yang menetapkan penghapusan teroris YPG dari provinsi tersebut.

Rusia dan Iran telah menyuarakan penentangan mereka terhadap operasi militer baru oleh Turki atas kekhawatiran bahwa hal itu dapat mengganggu kestabilan kawasan. Iran dan Rusia adalah pendukung setia rezim Assad. Keduanya memberikan dukungan militer ke Damaskus.

Amerika Serikat juga menentang operasi tersebut dengan alasan bahwa hal itu dapat merusak perjuangan yang sedang berlangsung melawan ISIL. YPG adalah mitra lokal AS dalam perang melawan ISIL.

Baca juga  Lebanon dan Turki sepakat tingkatkan kerja sama di bidang kesehatan

Proses konstitusional juga dalam agenda

Para pemimpin ketiga negara juga akan membahas upaya bersama untuk rekonsiliasi rezim Suriah dan kelompok oposisi melalui pertemuan Komite Konstitusi yang berbasis di Jenewa berdasarkan Pasal 2254 Dewan Keamanan PBB.

Turki telah lama menekan Rusia untuk mendorong pemerintah Suriah berkompromi dengan kelompok oposisi. Namun, belum ada hasil yang terlihat dari pembicaraan yang dipimpin oleh PBB.

Erdogan-Putin akan gelar pertemuan bilateral

Di sela-sela KTT, presiden Turki dan Rusia juga akan mengadakan pertemuan bilateral. Ini akan menjadi pertemuan langsung pertama antara Erdogan dan Putin sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari.

Turki telah lama secara aktif menengahi antara Ukraina dan Rusia untuk mengakhiri konflik bersenjata dan mengekspor gandum Ukraina ke pasar dunia. Menteri Pertahanan Hulusi Akar mengumumkan bahwa kedua belah pihak menyetujui rincian teknis dari koridor makanan dan diharapkan untuk menandatangani kesepakatan minggu ini.

Erdogan dan Putin pasti akan membahas kemajuan yang dibuat dalam menciptakan koridor yang aman serta dampak ekonomi dan politik dari perang yang sedang berlangsung.

Pembicaraan tingkat tinggi Turki-Iran

Sebelumnya pada 19 Juli, Erdogan dan Raisi akan menjadi ketua bersama Dewan Kerjasama Tingkat Tinggi Turki-Iran dengan partisipasi menteri terkait dari kedua belah pihak.

“Semua aspek hubungan Turki-Iran dan langkah-langkah potensial yang akan meningkatkan kerja sama bilateral akan dibahas selama Rapat Dewan, yang akan diadakan dengan partisipasi menteri terkait,” bunyi pernyataan presiden.

Presiden Erdoğan tunda tur Amerika Latin

Presiden Recep Tayyip Erdoğan dilaporkan telah menunda tur tiga negara Amerika Latinnya yang meliputi Argentina, Venezuela dan Meksiko.

Dia dijadwalkan untuk memulai perjalanan ke negara-negara Amerika Latin minggu depan antara 25 dan 29 Juli. Dia berencana untuk memulai turnya dari Argentina dan pulang dari Meksiko. Tidak ada pernyataan tentang alasan penundaan tur.

Baca juga  Presiden terpilih Ukraina akan kunjungi Turki untuk liburan

Sumber: Hurriyet Daily News

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: